Sekolah di Kota Komba Rusak Diterjang Hujan dan Angin, Siswa Terancam Belajar di Bawah Pohon

Kompas.com - 02/01/2020, 09:44 WIB
Foto : Gedung SMPN 10 Kota Komba, di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT rusak dihantam hujan angin, Rabu (1/1/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Gedung SMPN 10 Kota Komba, di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT rusak dihantam hujan angin, Rabu (1/1/2019).

BORONG, KOMPAS.com - Hujan dan angin kencang melanda wilayah Flores mengakibatkan gedung SMPN 10 Kota Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT ambruk, Rabu (1/1/2019).

Kristoforus Jarot, guru SMPN 10 Kota Komba mengatakan gedung sekolah tersebut ambruk diterpa hujan dan angin kencang

Ia mengatakan, akibat hujan dan angin kencang, atap dan dinding sekolah rusak. 

"Ini kan bangunan darurat. Atapnya terbongkar karena angin kencang. Semua atap bangunan itu terbongkar semua tidak ada yang tersisa," kata Kristoforus kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (2/2/2019).

Baca juga: Banjir Bandang di Labura, Jasad Dua Anggota Keluarga yang Sebelumnya Hilang Sudah Ditemukan

"Ini kan kami masih libur ya. Awal tahun ini kami masuk sekolah, ya, terpaksa belajar di bawah pohon kalau bangunan ini tidak segera ditangani," sambung Kristoforus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kristoforus meminta kepada Pemda Manggarai Timur agar bisa melawati bangunan SMPN 10 Kota Komba yang rusak dihantam hujan angin itu.

Kristoforus mengaku khawatir, jika bangunan itu tidak segera ditangani, kerusakan bangunan tambah parah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X