Tahun Baru, Ridwan Kamil Minta Perahu di Pantai Pangandaran Ditata

Kompas.com - 31/12/2019, 18:57 WIB
Perahu nelayan ditambatkan di pantai timur Pangandaran, Selasa sore (31/12/2019). Pantai ini juga dipakai sejumlah wisatawan untuk berwisata air, salah satunya arena banana boat. KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHAPerahu nelayan ditambatkan di pantai timur Pangandaran, Selasa sore (31/12/2019). Pantai ini juga dipakai sejumlah wisatawan untuk berwisata air, salah satunya arena banana boat.

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta di Tahun Baru 2020, Pemkab Pangandaran menata perahu yang beroperasi di destinasi wisata Pantai Pangandaran.

Perahu, kata dia, jangan sampai mengganggu wisatawan yang sedang berenang di pantai.

"Tahun 2020, perbaiki manajemen perahu. Jangan sampai ada yang renang kena perahu. Jangan ada korban," kata Ridwan Kamil saat peresmian Destinasi Wisata Pangandaran di Plasa Air Mancur Pantai Timur Pangandaran, Selasa sore (31/12/2019).

Baca juga: Cek Revitalisasi Tahap Pertama Pantai Pangandaran, Ridwan Kamil Berpesan Jaga Kebersihan

Dia menjelaskan, yang harus didahulukan ketika mengelola pariwisata adalah pola pikir wisatawan.

Mereka, kata Ridwan Kamil,  ingin berwisata dengan senang, bahagia, bersih dan tertib.

"Jika berenang jangan terganggu perahu-perahu. Sekarang laporan masih ada (berenang terganggu dengan perahu)," jelas Ridwan Kamil.

Baca juga: Cerita dari Kelas Multikultural Pangandaran: Aku dan Kamu, Satu Indonesia

Ihwal penataan perahu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya sudah membuat zona berenang bagi wisatawan.

Zona tersebut mulai dari seberang kantor balawista hingga ke arah selatan atau cagar alam.

"Sepeda motor, tukang dagang tidak boleh ada," katanya.

Namun untuk perahu pesiar, masih terdapat di zona tersebut. Jeje berjanji akan menata perahu tersebut sehingga tidak mengganggu wisatawan.

"Sehingga yang berenang aman, nyaman, tidak takut tertabrak perahu," jelasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Regional
Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Regional
Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Regional
Pasien 03 Positif Corona asal Kediri, Bekerja di Jakarta dan 2 Minggu Sekali Pulang Kampung

Pasien 03 Positif Corona asal Kediri, Bekerja di Jakarta dan 2 Minggu Sekali Pulang Kampung

Regional
Pengalaman Pasien Positif Corona yang Sembuh, Kaget Hasil Tes Berbeda dan Tak Merasakan Gejala

Pengalaman Pasien Positif Corona yang Sembuh, Kaget Hasil Tes Berbeda dan Tak Merasakan Gejala

Regional
Panik di Atas KM Lambelu...

Panik di Atas KM Lambelu...

Regional
PHK Karyawan di Sejumlah Daerah Imbas Wabah Corona, Mana Saja?

PHK Karyawan di Sejumlah Daerah Imbas Wabah Corona, Mana Saja?

Regional
Dilema Jam Malam di Tengah Wabah Corona, di Aceh Hanya Bertahan Sepekan

Dilema Jam Malam di Tengah Wabah Corona, di Aceh Hanya Bertahan Sepekan

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Waduk Samboja Kutai Kartanegara Ancam 960 Jiwa

Tambang Batu Bara Ilegal di Waduk Samboja Kutai Kartanegara Ancam 960 Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X