Kapolda Sulteng: Operasi Tinombala Terus Berlanjut hingga Terorisme Habis

Kompas.com - 31/12/2019, 17:37 WIB
Kapolda Sulteng menegaskan jika operasi tidak diteruskan para teroris semakin merajalela dan merekrut anggota baru untuk bergabung dengan kelompoknya, Selasa (31/12/2019). KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATIKapolda Sulteng menegaskan jika operasi tidak diteruskan para teroris semakin merajalela dan merekrut anggota baru untuk bergabung dengan kelompoknya, Selasa (31/12/2019).

PALU, KOMPAS.com - Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH, MH menegaskan, Operasi Tinombala 2020 untuk memberantas terorisme di  Sulawesi Tengah, terus diperpanjang dan tidak akan berhenti sampai terorisme habis.

"Memang tidak mudah mengingat medannya yang cukup berat. Pertimbangannya kalau kita tidak meneruskan operasi ini, mereka akan lebih leluasa untuk merekrut anggota baru dan bergabung dengan kelompok terorisme yang saat ini masih berada di atas gunung," kata Kapolda Syafril, Selasa (31/12/2019).

Baca juga: Operasi Tinombala, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak di Bagian Belakang dan Perut

Ia menyampaikan, belum lama ini 26 Desember 2019 lalu ada beberapa orang asal Poso yang ditangkap di Palu.

Kelima orang yang ditangkap tersebut berinisial  FF, RW, AB, Rw, dan GD.

Baca juga: Buru Sisa Kelompok Santoso, Operasi Tinombala Diperpanjang

 

Sayangnya, Syafril yang baru menjabat sebagai Kapolda Sulteng belum menjelaskan dengan rinci terkait peran kelima orang ini.

"Nanti akan kami ungkap setelah selesai penyelidikan. Yang pastinya mereka membawa bermacam barang. Biarkan penyidik yang mengembangkan kasus ini. Setelah itu baru kita ekspos lagi perkembangannya," ujar Kapolda tanpa menyebutkan bermacam barang bawaan yang dimaksud. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Regional
Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Polisi Hancurkan 563 Knalpot 'Racing'

Polisi Hancurkan 563 Knalpot "Racing"

Regional
Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Regional
6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Regional
2 Polisi Ikut Jadi Korban Gas Proyek Geothermal di Mandailing Natal

2 Polisi Ikut Jadi Korban Gas Proyek Geothermal di Mandailing Natal

Regional
Tidak Terima Mau Digugat Cerai, Motif Pria Ini Jebak Istri Pakai Sabu Biar Ditangkap Polisi

Tidak Terima Mau Digugat Cerai, Motif Pria Ini Jebak Istri Pakai Sabu Biar Ditangkap Polisi

Regional
Pulau Kundur Jadi Wajah Baru Industri di Kabupaten Karimun

Pulau Kundur Jadi Wajah Baru Industri di Kabupaten Karimun

Regional
Fakta Penangkapan Selebgram S di Bali, Konsumsi Narkoba Jenis P-Flouro Fori Seharga Rp 650.000 Per Butir

Fakta Penangkapan Selebgram S di Bali, Konsumsi Narkoba Jenis P-Flouro Fori Seharga Rp 650.000 Per Butir

Regional
Indonesia Bukan Negara Tujuan, Ratusan Pengungsi Rohingya 'Kabur' dari Aceh

Indonesia Bukan Negara Tujuan, Ratusan Pengungsi Rohingya "Kabur" dari Aceh

Regional
Total Korban Gas Geothermal Mandailing Natal 29 Orang, 5 Meninggal Dunia

Total Korban Gas Geothermal Mandailing Natal 29 Orang, 5 Meninggal Dunia

Regional
Satu Lagi Pelaku Begal Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditangkap Polisi

Satu Lagi Pelaku Begal Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditangkap Polisi

Regional
Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Gegara Hendak Diceraikan

Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Gegara Hendak Diceraikan

Regional
Belum Bisa Dievakuasi, 10 Pekerja Masih Terjebak Dalam Lubang Galian Tambang

Belum Bisa Dievakuasi, 10 Pekerja Masih Terjebak Dalam Lubang Galian Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X