Pelaku Curanmor Ini Beraksi di 30 Lokasi demi Beli Ayam Aduan

Kompas.com - 30/12/2019, 23:53 WIB
Para pelaku Curanmor saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Senin (30/12/2019). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPara pelaku Curanmor saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Senin (30/12/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sedikitnya 4 pelaku sindikat curanmor yang beraksi di 30 lokasi di Jawa Timur, ditangkap polisi.

Dari 30 lokasi, kawanan curanmor tersebut kerap beraksi di 22 tempat di Kabupaten Lamongan, 7 di Gresik dan 1 di Tuban.

Empat pelaku yang ditangkap yakni FH (34), IS (20), HI (28), dan E (30), seluruhnya merupakan warga Lamongan.

Baca juga: Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Dari empat pelaku, polisi terpaksa menembak FH lantaran mencoba melarikan diri saat ditangkap petugas.

Di hadapan petugas, FH mengaku menjual barang hasil curiannya seharga Rp 1,1 juta.

"Duitnya saya belikan ayam untuk aduan," ujar Ferry di Mapolres Lamongan, Senin (30/12/2019).

Selain dibelikan ayam aduan, sebagian uang hasil penjualan tersebut dipakai memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Satu ayam itu saya beli seharga Rp350 ribu di pasar. Senang saja buat diadu," kata dia.

Baca juga: 2 Pelaku Curanmor di Bima Dikeroyok Massa, 1 Tewas

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, keempat pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Dia (FH) tugasnya pemetik sepeda motornya (eksekutor), sementara tiga pelaku yang lain merupakan joki," kata Feby.

Feby menambahkan, FH dan H Iditangkap saat beraksi pada 26 Desember 2019.

"Sebenarnya ada tiga laporan yang masuk, tapi dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh anggota ternyata mereka ini telah beraksi di 30 lokasi," tutur Feby.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua ayam ekor ayam jago untuk aduan, satu buah tang yang digunakan untuk mencuri sepeda motor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Regional
Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X