Nekat Mendaki Gunung Slamet Saat Tahun Baru, Siap-siap Kena "Blacklist"

Kompas.com - 30/12/2019, 17:07 WIB
Gunung Slamet shutterstockGunung Slamet

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pengelola jalur pendakian Gunung Slamet melarang keras pendakian menjelang perayaan tahun baru, karena masih berstatus waspada (level II).

Junior Manajer Bisnis Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Sugito mengatakan, pendaki yang nekat naik ke puncak Gunung Slamet melalui jalur di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas, Jawa Tengah, akan mendapat sanksi.

"Mendaki tidak boleh. Kalau ada yang mendaki tinggal laporkan saja, nanti kita blacklist," kata Sugito saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (30/12/2019).

Sugito mengungkapkan sejak penutupan jalur pendakian 9 Agustus 2019 lalu, terdapat tiga orang pendaki yang mendapat sanksi. Mereka tidak boleh mendaki Gunung Slamet selama dua tahun.

Baca juga: Status Waspada, Tak Ada Pendakian Tahun Baru di Gunung Slamet

"Kemarin sebagian pendaki, ada tiga orang dari Jakarta memaksa naik, tidak lewat jalur yang kerjasama dengan kita, tapi lewat jalur Kalipagu, Baturraden, (Kabupaten Banyumas)," ujar Sugito.

"Mereka akhirnya tersesat dan membuat repot kita. Kita keluarkan surat blacklist, tidak boleh mendaki (Gunung Slamet) selama dua tahun. Kita blacklist karena dia memaksa naik," tegas Sugito.

Surat blacklist tersebut, kata Sugito, juga ditembuskan kepada pengelola jalur pendakian Gunung Slamet di kabupaten lain, seperti Brebes, Tegal dan Pemalang.

Diberitakan sebelumnya, tahun ini tidak ada perayaan malam pergantian tahun baru di puncak Gunung Slamet karena masih berstatus waspada. Hingga saat ini jalur pendakian dari wilayah Kabupaten Purbalingga dan Banyumas, masih ditutup total.

Baca juga: Kisah Kakek 75 Tahun Ikut Padamkan Kebakaran Gunung Slamet, Jalan Kaki 10 Jam dan Makan Sekali Sehari



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Regional
Fakta di Balik Guguran Lava Sisa Erupsi Merapi Tahun 1954, Terekam CCTV dan Penjelasan BPPTKG

Fakta di Balik Guguran Lava Sisa Erupsi Merapi Tahun 1954, Terekam CCTV dan Penjelasan BPPTKG

Regional
Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Regional
Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

Regional
'Jadi yang Menolak Itu Masyarakat Secara Umum Kampung Taliwang, bukan FPI'

"Jadi yang Menolak Itu Masyarakat Secara Umum Kampung Taliwang, bukan FPI"

Regional
Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Regional
386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

Regional
Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

Regional
Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X