Polisi Tembak 2 Pencuri Alat Musik Gereja dan Kotak Amal Masjid di Pekanbaru

Kompas.com - 29/12/2019, 09:44 WIB
Polsek Rumbai mengadakan konferensi pers penangkapan dua pelaku pencuri di rumah ibadah di wilayah Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (28/12/2019). Kedua pelaku ditembak karena melawan petugas saat penangkapan. Dok. Polresta PekanbaruPolsek Rumbai mengadakan konferensi pers penangkapan dua pelaku pencuri di rumah ibadah di wilayah Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (28/12/2019). Kedua pelaku ditembak karena melawan petugas saat penangkapan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Unit Reskrim Polsek Rumbai di Kota Pekanbaru, Riau, menangkap dua pencuri yang menyasar rumah ibadah di Riau.

Mencoba melawan saat ditangkap, kedua pelaku ditembak.

Kedua pelaku, Rahmad (30) dan Riski (25) mencuri alat musik di gereja dan kotak amal di masjid di wilayah Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Adindha mengatakan, Rahmad ditangkap di rumah orangtuanya di Jalan Yos Sudarso. Sedangkan Riski ditangkap di warnet Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai Pesisir, Jumat (27/12/2019).

"Kedua tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena melawan tim Opsnal Polsek Rumbai," kata Budhia dalam keterangan tertulis, Minggu (29/12/2019).

Baca juga: Pencuri Beraksi di Mushala Sunter Agung, Kotak Amal Dibuang di Taman BMW

Dijelaskan Budhia, penangkapan kedua tersangka berawal dari laporan penjaga gereja ke Polsek Rumbai terkait pencurian.

Saat itu, pelaku membawa kabur alat musik berupa 1 unit keyboard merek Yamaha, 2 unit amplifier, dan 1 unit wireless Kenwood.

Pelaku membobol kunci gembok gereja, Kerugian ditaksir Rp 17.500.000.

Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Lebih kurang enam jam setelah kejadian, petugas meringkus Rahmad dan Riski.

Setelah interogasi, kedua pelaku juga mengakui telah mencuri kotak amal di dua  masjid di wilayah Kecamatan Rumbai.

Aksi yang pertama, kedua pelaku mencuri satu kotak amal di Masjid Babussalam yang berisikan uang Rp 700.000. 

Kemudian aksi yang kedua, pelaku mencuri tiga kotak amal di Masjid Taufik Wal Hidayah, yang berisikan uang Rp 2 juta.

Selain mencuri di rumah ibadah, kedua pelaku juga mencuri satu unit sepeda motor di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai.

"Jadi kedua pelaku mengakui sudah empat kali melakukan aksi kejahatan. Namun, pengakuan pelaku masih didalami," ujar Budhia.

Baca juga: Curi Uang Kotak Amal untuk Mabuk-mabukkan, Juru Parkir Wihara Ditangkap

Barang bukti yang disita dari kedua pelaku, berupa 1 unit keyboard merek Yamaha, 2 unit amplifier dan 1 unit wireless Kenwood, 1 gunting seng, 1 mata bor besi, 1 buah kampak, 1 kunci pas 21, 1 scraf dan kepala gas untuk membuka gembok, 1 unit  sepeda motor dan 1 kunci letter T, dan 3 kotak amal.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Regional
Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Regional
Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Regional
Genangan Banjir di Cilacap Berangsur Surut, 531 Orang Masih Mengungsi

Genangan Banjir di Cilacap Berangsur Surut, 531 Orang Masih Mengungsi

Regional
Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X