Fakta Perempuan Tewas Tanpa Busana di Kebun Jagung, Dirampok hingga Pelakunya Residivis

Kompas.com - 28/12/2019, 16:19 WIB
Warga Desa Banjarbanggi Kabupaten Ngawi  digegerkan dengan temuan mayat perempuan tanpa busana di kebun jagung di petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar. KOMPAS.COM/ANDIWarga Desa Banjarbanggi Kabupaten Ngawi digegerkan dengan temuan mayat perempuan tanpa busana di kebun jagung di petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kepolisan Resor Ngawi mengungkap motif dan pelaku pembunuhan perempuan yang ditemukan tewas tanpa busana dalam kebun jagung di petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar, Ngawi.

Pelaku yang merupakan seorang residivis tersebut ditangkap polisi di wilayah Sidoarjo, pada Kamis (26/12/2019).

Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena ingin menguasai barang berharganya.

"Kita melakukan penangkapan di wilayah Sidoarjo, di jalan,” ujar Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M Khoirul Hidayat melalui pesan singkat.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Penangkapan pelaku

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto memperlihatkan sepeda motor, barang bukti tindak kejahatan yang dilakukan oleh MI yang tega membunuh korban agar bisa menguasai hartanya.KOMPAS.COM/DOK POLRES NGAWI Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto memperlihatkan sepeda motor, barang bukti tindak kejahatan yang dilakukan oleh MI yang tega membunuh korban agar bisa menguasai hartanya.

Setelah menyelidiki kasus pembunuhan perempuan yang ditemukan tewas tanpa busana di kebun jagung di petak 51 RPH Sidowayah BKPH kedunggalar, Ngawi polisi akhirnya berhasil membekuk pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku tersebut dibekuk polisi di kawasan pertokoan Kota Sidoarjo, pada Kamis (26/12/2019) sekitar 11.00 WIB.

Karena melawan dan ingin melarikan diri saat ditangkap, polisi juga memberikan hadiah timah panas pada kaki pelaku.

"Dia melarikan diri dan melawan," kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M Khoirul Hidayat.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Perempuan Tanpa Busana Sudah 3 Kali Keluar Masuk Penjara

2. Motif pembunuhan

Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

Kejadian itu bermula saat pelaku ingin mengajak korban jalan-jalan ke Alun-alun Ngawi, pada Minggu (22/12/2019).

Namun, dalam perjalanan keduanya bertengkar. Hingga kemudian, pelaku mengarahkan motor yang mereka tumpangi berdua di sebuah kebun jagung.

Saat terjatuh, korban dipukul. Tapi karena berteriak, akhirnya dicekik hingga tewas.

Kepada polisi, pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena ingin menguasai sepeda motor.

“Motifnya pelaku ini ingin menguasai sepeda motor Beat milik korban,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto melalui pesan singkat Jumat (27/12/2019).

Baca juga: Perempuan Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kebun Jagung, Ini Pengakuan Pelaku

3. Berusaha hilangkan jejak

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

Tak ingin perbuatannya terungkap, pelaku kemudian berusaha menghilangkan jejak.

Saat mengetahui korban sudah tewas di kebun jagung itu, pelaku  melucuti pakaian korban.

Dompet dan pakaiannya korban itu, kata Dicky, dibuang pelaku di sungai dengan tujuan menghilangkan identitas korban.

Sedangkan sepeda motor dan ponsel korban dibawa kabur oleh pelaku.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Kebun Jagung Ngawi

4. Pelaku residivis

Ilustrasi pelaku penusukan.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi pelaku penusukan.

Setelah berhasil ditangkap polisi di tempat persembunyiannya, MI (20) pelaku pembunuhan itu ternyata diketahui seorang residivis.

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto mengatakan, pelaku diketahui sudah berulang kali keluar masuk penjara dengan kasus yang hampir sama.

Disebutkannya, MI sempat ditahan polisi pada September 2016 karena kasus curanmor.

Dan pada Februari 2018 mengulangi perbuatannya lagi dengan kasus serupa.

"Pelaku baru bebas pada November 2019 terkait kasus tindak pidana penggelapan motor dengan hukuman pidana penjara 1 tahun 4 bulan," ujarnya, Jumat (27/12/2019).

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Perempuan Tanpa Busana Sudah 3 Kali Keluar Masuk Penjara

Penulis : Kontributor Magetan, Sukoco | Editor : Dony Aprian, Khairina, Jessi Carina.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X