Ini Pesan Terakhir Ferri, Sopir Bus Sriwijaya yang Jatuh ke Jurang pada Ibunya

Kompas.com - 27/12/2019, 22:01 WIB
Feri sopir bus Sriwijaya TRIBUNJAKARTA.comFeri sopir bus Sriwijaya

KOMPAS.com - Duka mendalam tak hanya dirasakan keluarga korban kecelakaan bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang yang terjun ke jurang di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (23/12/2019) malam, tetapi juga dirasakan keluarga Ferri, sopir bus maut tersebut.

Ayah kandung Ferri, Jalaluddin (55) mengatakan, kejadian ini merupakan musibah yang harus mereka terima dengan lapang dada.

"Kami cuma bisa ikhlas dengan musibah ini. Ini adalah jalan ajal bagi anak kami dan hanya berdoa yang bisa kami lakukan untuk memenangkan perasaan ini sekarang," katanya dikutip dari TribunJakarta.com.

Baca juga: Mengungkap Fakta Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Sebabkan 35 Penumpang Tewas, Juga Angkut Motor

Jalaluddin mengatakan, sebelum anaknya meninggal dalam kecelakaan tersebut, Ferri bergelagat aneh sebelum berangkat kerja.

"Waktu pamit kerja hari minggu lalu sampai empat kali dia izin sama ibunya. Itu agak aneh karena biasanya cukup satu kali saja," katanya.

Tak cuma keanehan karena pamit sampai empat kali, sambungnya, Ferri sempat memberikan pesan yang membuat batin ibunda bergetar.

"Dia bilang, Mak Pamit ya. Mungkin aku tak pulang. Tapi saat itu ibunya berpikir kata-kata itu berarti pulangnya agak lama." katanya.

"Tapi tetap saja perasaan cemas itu ada," sambungnya.

Baca juga: Polisi Periksa Pemilik dari Bus Sriwijaya yang Jatuh ke Jurang dan Tewaskan 35 Orang

Selain itu, Jalaluddin juga menuturkan firasat tak enaknya sebagai seorang ayah kepada anaknya.

"Sejak Senin malam saya tak bisa tidur, pikiran dan hati saya tak tenang," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Regional
Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Regional
Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Regional
Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Regional
Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Regional
Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Regional
Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Regional
Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

Regional
Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Fakta Ayah di Lampung Perkosa 2 Anak Perempuannya, Ditinggal Istri Jadi TKW hingga Ditangkap Polisi

Fakta Ayah di Lampung Perkosa 2 Anak Perempuannya, Ditinggal Istri Jadi TKW hingga Ditangkap Polisi

Regional
Tangani Corona, DPRD Solo Fraksi PKS Sumbang 2 Bulan Gaji

Tangani Corona, DPRD Solo Fraksi PKS Sumbang 2 Bulan Gaji

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X