Kompas.com - 27/12/2019, 18:23 WIB
Ilustrasi buaya Thinkstockphotos.comIlustrasi buaya

KENDARI, KOMPAS.com- Sebanyak dua wargaKabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi korban terkaman buaya dalam dua hari terakhir.

Korban pertama adalah Nurgaya (48) warga Desa Bendewuta, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara yang diserang buaya pada Kamis (26/12/2019) pagi.

Nurgaya ditemukan tim pencarian sudah meninggal dengan kondisi tubuh yang tidak utuh. Dia ditemukan 2 kilometer dari  tempat korban mandi di Sungai Lalindu.

Sementara, kasus kedua terjadi hari ini, Jumat (27/12/2019) sekitar 09.00 WITA.

Korban teridentifikasi berjenis kelamin perempuan, warga Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara.

Baca juga: Warga Tangkap Buaya Sepanjang 3 Meter di Jambi

Saat ini Tim gabungan tengah menyisir lokasi hilangnya warga itu di Sungai Lasolo, Konawe Utara.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Konut, Djasmidin membenarkan adanya warga yang kembali menjadi korban terkaman buaya di Sungai Lasolo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ia belum mendapat data lengkap terkait identitas warga itu.

" Iya benar, jenis kelaminnya perempuan. Ini saya lagi ikut mencari di Sungai Lasolo, sebentar saya lagi di lokasi ini," ungkap Djasmidin saat dihubungi.

Baca juga: Jenazah WNI Ditemukan Dalam Perut Buaya di Malaysia

Untuk korban bernama Nurgaya, Kepala BPBD Konawe Utara Rahmatullah menjelaskan, sebelum insiden itu terjadi korban bersama anaknya tengah mencuci di Sungai Lalindu tepatnya di bawah jembatan Linomoyo, Kecamatan Oheo.

Tiba-tiba muncul seekor buaya berukuran besar langsung menerkam korban dan membawanya masuk ke dalam air.

“Setelah kejadian itu, anak korban langsung berteriak dan meminta pertolongan warga sekitar termasuk melaporkan ke BPBD Konut (Konawe Utara),” ujarnya.

 

Rahmatullah menegaskan, korban dipastikan meninggal setelah digigit buaya. Sebab, saat ditemukan predator mematikan itu berada di dekat korban.

“Pas kami dekati korban, buayanya langsung lari. Sementara posisi korban mengapung di atas permukaan air. Dibantu bersama warga dan aparat keamanan langsung kami evakuasi di perahu,” ujarnya.

Baca juga: Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya


Sementara itu, Humas Basarnas Kendari Wahyudi menjelaskan, selama 2019 ada 5 kasus warga Sulawesi Utara dimangsa buaya.

"Ada dua warga di Baubau, satu di Konawe dan pencarian di penutup tahun ada di dua di Konawe Utara. Kejadiannya kemarin dan hari ini," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.