Kompas.com - 25/12/2019, 22:49 WIB
Ratusan warga wisata ke lokasi banjir untuk mengisi hari libur Natal dan Tahun Baru di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (25/12/2019) sore. KOMPAS.COM/IDONRatusan warga wisata ke lokasi banjir untuk mengisi hari libur Natal dan Tahun Baru di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (25/12/2019) sore.

 

PEKANBARU, KOMPAS.com - Lokasi banjir di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, semakin ramai dikunjungi masyarakat untuk mengisi liburan Natal dan Tahun Baru.

Seperti yang dilihat Kompas.com, Rabu (25/12/2019) sore, ratusan warga berwisata  ke lokasi banjir tersebut.

Sepanjang jalan menuju Desa Buluh Cina yang digenangi banjir tampak dipadati pengunjung. Warga datang dari berbagai daerah.

 Baca juga: Cerita Korban Banjir Kampar, Panik Saat Tengah Malam hingga Menahan Lapar

Kebanyakan warga membawa anak-anaknya untuk mandi dan bermain air ke lokasi banjir untuk mengisi hari libur.

Sebagian anak-anak tampak berenang menggunakan pelampung itik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ada juga beberapa pengunjung menyewa perahu mesin untuk berkeliling ke permukiman warga yang digenangi banjir.

Lokasi banjir yang menjadi tempat wisata dadakan itu sebenarnya cukup beresiko. 

Pasalnya, selain arus yang sangat deras, ketinggian banjir juga bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter.

Sehingga, dikhawatirkan anak-anak terseret arus atau tenggelam.

Sementara, petugas keamanan jarang bersiaga di lokasi untuk menjaga aktivitas warga.

Salah seorang pengunjung dari Kota Pekanbaru, Farhan (40) mengaku sudah dua kali datang ke lokasi banjir untuk liburan.

"Anak-anak kan libur sekolah. Jadi ke sini tujuannya bawa anak-anak mandi dan juga nengok pasar ikan," kata Farhan saat diwawancarai Kompas.com, Rabu.

Karena arus banjir yang deras, dia mengaku terus mengawasi dua orang anaknya yang dibawa ke lokasi bencana tersebut.

 Baca juga: Banjir di Kampar Riau Tak Kunjung Surut, Dapur Umum Ditambah

Rosmiati (42), warga Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu mengatakan  hampir setiap hari membawa anaknya mandi ke lokasi banjir.

"Kampung saya tak jauh dari Desa Buluh Cina. Jadi hampir setiap hari bawa anak main ke sini," sebut Rosmiati pada Kompas.com, Rabu.

Dia mengaku tidak khawatir membawa seorang putrinya yang masih kecil untuk mandi di arus banjir yang deras.

"Enggak khawatir, yang penting selalu diawasi. Memang arusnya sangat deras karena air naik lagi," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Buluh Cina terpilih Azrianto mengimbau warga berhati-hati saat mandi di lokasi banjir.

"Saran dan imbauan kami, bagi masyarakat Desa Buluh Cina dan warga dari luar yang datang ke sini agar berhati-hati kalau ingin mandi, karena arus diperkirakan semakin deras. Jadi kalau tidak bisa berenang, orangtua kami harap anak-anak diawasi. Karena kita tidak ingin adanya korban jiwa," ucap Azrianto kepada Kompas.com, Rabu.

Untuk diketahui, banjir di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, sudah berlangsung selama dua pekan setelah lima pintu waduk PLTA Koto Panjang dibuka. 

Meski sempat surut sedikit selama beberapa hari, kini ketinggian banjir kembali bertambah karena curah hujan di hulu sungai masih tinggi.

Jadi, ketinggian air di rumah warga sudah ada yang mencapai satu setengah meter.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.