Fakta Pembalakan Liar di Trenggalek, Barang Bukti 91 Batang Kayu Pinus hingga Satu Petugas Terluka

Kompas.com - 25/12/2019, 12:37 WIB
Kpolres Trenggalek bersama pihak Perhutani, dilokasi pembalakan liar pohon Pinus. Dilokasi, masih ada sejumlah kayu pinus yang belum diangkut (24/12/2019). SLAMET WIDODOKpolres Trenggalek bersama pihak Perhutani, dilokasi pembalakan liar pohon Pinus. Dilokasi, masih ada sejumlah kayu pinus yang belum diangkut (24/12/2019).

KOMPAS.com- Kepolisan Resor (Polres Trenggalek) mengungkap kasus pembalakan liar tanaman kayu pinus yang ternyata telah lima kali dilakukan.

Pelaku berinisial PN tertangkap dengan barang bukti 91 batang kayu pinus dalam kondisi sudah terpotong.

Polisi menangkap PN, Selasa (24/12/2019). Sedangkan tiga pelaku lain masih dalam pengejaran. Berikut fakta-faktanya:

Baca juga: Anggota DPRD Sumbar Terima Laporan Dugaan Pembalakan Liar di Daerah Bencana

1. Satu petugas terluka

Ilustrasi polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi polisi.

PN ditangkap setelah diketahui membawa batang kayu pinus hasil penebangan liar di lahan negara milik Perhutani di wilayah Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi menangkapnya, Selasa (24/12/2019).

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, saat hendak ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan.

Sehingga peristiwa penangkapan diwarnai insiden kejar-kejaran.

"Saat kejar-kejaran, satu petugas kami terluka," ujarnya.

Pelaku kemudian berhasil ditangkap dan dibawa ke Kantor Polres Trenggalek untuk diperiksa.

Baca juga: Banjir di Agam Diduga karena Pembalakan Liar, Andre Rosiade: Jika Polda Tak Respons, Lapor ke Mabes

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.