5 Fakta Teror Kobra di Cianjur, Bersarang di Tumpukan Genteng hingga Damkar Terjunkan Tim Khusus

Kompas.com - 24/12/2019, 19:50 WIB
Temuan ular kobra di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam dua pekan terakhir, warga menemukan sebanyak 26 ekor reptil berbisa itu di dua tempat terpisah. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANTemuan ular kobra di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam dua pekan terakhir, warga menemukan sebanyak 26 ekor reptil berbisa itu di dua tempat terpisah.

CIANJUR, KOMPAS.com - Dalam dua pekan terakhir, warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dikejutkan dengan kemunculan puluhan ekor ular kobra.

Reptil berbisa itu ditemukan di dua lokasi, yakni di Kampung Kandang Sapi, RT 001/006, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, dan di Kampung Pasir Loa, RT 002/003, Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi.

Temuan paling banyak di Kampung Pasir Loa, yakni, 21 ekor. Warga menemukan binatang melata itu di teras dan pekarangan rumah. 

Sedangkan di Kampung Kandang Sapi, warga setempat menemukan lima ekor anakan ular kobra di antara bebatuan, dan melata di jalanan gang.

Total, ada 26 ekor ular kobra ditemukan di Cianjur.

Berikut fakta selengkapnya:

1. Bermula temuan kobra sepanjang 1,5 meter

Seorang warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memerlihatkan seekor ular kobra yang berhasil ditangkapnya, Jumat (20/12/2019). Dalam dua pekan terakhir, di Cianjur telah ditemukan sedikitnya 26 ekor reptil berbisa itu.Istimewa Seorang warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memerlihatkan seekor ular kobra yang berhasil ditangkapnya, Jumat (20/12/2019). Dalam dua pekan terakhir, di Cianjur telah ditemukan sedikitnya 26 ekor reptil berbisa itu.
Teror ular kobra di Cianjur bermula dari kemunculan seekor ular kobra dengan ukuran lumayan besar di pekarangan rumah warga di Kampung Pasir Loa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilik rumah, Khoirul Naim (25) menuturkan, ular kobra sepanjang 1,5 meter itu lantas ditangkap dan dibunuh warga.

"Karena saat itu warga panik, sehingga langsung dibunuh," kata Naim kepada Kompas.com, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Anak Ular Kobra Bermunculan di Cianjur, Warga Resah Induknya Masih Berkeliaran

Diakuinya, temuan ular kobra tersebut baru pertama kali terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. Sebelumnya, warga belum pernah menemukan ular jenis itu.

“Kita jadinya khawatir, dan benar saja, sejak itu bermunculan ular ukuran kecil. Takutnya sama anak-anak dianggap mainan," ucapnya.

2. Puluhan anak kobra muncul di teras rumah

Temuan ular kobra di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam dua pekan terakhir, warga menemukan sebanyak 26 ekor reptil berbisa itu di dua tempat terpisah.Istimewa Temuan ular kobra di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam dua pekan terakhir, warga menemukan sebanyak 26 ekor reptil berbisa itu di dua tempat terpisah.

Pasca-temuan ular kobra sepanjang 1,5 meter yang diduga induknya itu, satu per satu anak ular kobra bermunculan di pekarangan dan teras rumah warga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.