Keluarga yang Diusir Saat Berteduh di Pospam dan Polisi Sudah Saling Memaafkan

Kompas.com - 24/12/2019, 17:29 WIB
foto pertemuan polisi dan keluarga yang disebut diusir dari pospam di Surabaya. Foto diunggah oleh akun facebook Rul Ruly Hidayat. KOMPAS.COM/A. FAIZALfoto pertemuan polisi dan keluarga yang disebut diusir dari pospam di Surabaya. Foto diunggah oleh akun facebook Rul Ruly Hidayat.

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi menyebut kabar viral yang memberitakan pengusiran satu keluarga oleh polisi saat sedang berteduh di pos pengamanan (pospam) polisi di Jalan Bubutan Surabaya sudah selesai.

Kedua belah pihak sudah bertemu, saling mengklarifikasi, dan saling meminta maaf.

"Anggota dan pihak keluarga yang dimaksud sudah saya pertemukan dan sudah saling memaafkan," kata Kapolsek Bubutan Surabaya, AKP Ari Galang Saputro, dikonfirmasi Selasa (24/12/2019) siang.

Baca juga: Viral Satu Keluarga Diusir Saat Berteduh di Pos Polisi, Ini Penjelasan Kepolisian

Kata dia, apa yang terjadi antara anggotanya dan keluarga pemilik akun Facebook Kojin Tok hanyalah sebuah salah paham atau miskomunikasi.

"Saat itu pospam sedang bocor, anggota kami minta yang bersangkutan pindah tempat berteduh. Kami sudah minta maaf dan intinya sama-sama minta maaf karena salah paham," terangnya.

Foto-foto pertemuan antara polisi dengan keluarga pemilik akun facebook Kojin Tok diunggah oleh pemilik akun Facebook Rul Ruly Hidayat pada Minggu (22/12/2019) pukul 20.51 WIB.

Akun Facebook tersebut juga mengunggah video pendek pemilik akun Kojin Tok mengucapkan permintaan maaf dan menyebut masalah tersebut sudah selesai.

"Kejadian kemarin sudah klir, dan tidak ada masalah apapun. Kita sama-sama minta maaf," kata pria yang mengaku pemilik akun Kojin Tok.

Pengunggah foto dan video mengunggah status tulisan, "Gerak Cepat Anggota Humas Polrestabes Surabaya Bersama Kapolsek Bubutan Untuk Menyelesaikan Kesalah fahaman yang sempat viral di medsos,Sudah saling minta Maaf atas Kesalah Fahaman yang Terjadi".

Baca juga: Protes PKL di Car Free Day ke Anies: Katanya Trotoar untuk Jualan, Kenapa Sekarang Diusir?

Sebuah narasi yang menyebutkan satu keluarga diusir oleh petugas kepolisian di Surabaya, Jawa Timur saat sedang berteduh di pos pengamanan (pospam) polisi viral di media sosial Facebook pada Sabtu (21/12/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X