Tahap Pilkada Solo Belum Dimulai, Alasan Bawaslu Tak Bisa Tindak Kakak Kandung Iriana

Kompas.com - 17/12/2019, 14:13 WIB
Ibu Negara Iriana Jokowi hadir dalam prosesi pemberangkatan putranya, Gibran Rakabuming Raka untuk mendaftar sebagai bakal calon wali Solo ke DPD PDI-P Jateng di gedung Graha Saba Buana Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIIbu Negara Iriana Jokowi hadir dalam prosesi pemberangkatan putranya, Gibran Rakabuming Raka untuk mendaftar sebagai bakal calon wali Solo ke DPD PDI-P Jateng di gedung Graha Saba Buana Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kamis (12/12/2019) lalu, Haryanto kakak kandung Ibu Negara Iriana Jokowi ikut mengantarkan Gibran Rakabuming Raka menuju Kantor DPD PDI-P Jawa Tengah.

Ia hadir di Gedung Graha Sana Buana Solo saat pemberangkatan Gibran yang mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Solo.

Hari itu, Haryanto menggunakan kemeja bergambar pahlawan dengan tulisan "Indonesia Raya".

Padahal Haryanto adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) guru di salah satu SMP di Kota Solo dan pemberangkatan Gibran dilakukan di jam kerja aktif.

Baca juga: Bawaslu Surakarta Tak Bisa Tindak Kakak Kandung Iriana Jokowi yang Ikut Lepas Pemberangkatan Gibran

Menanggapi hal tersebut, Budi Wahyono Ketua Bawaslu Surakarta mengatakan tak bisa menindak Haryanto karena tahapan Pilkada Solo belum dimulai.

Selain itu Bawaslu tidak memiliki ranah untuk melakukan tindakan.

"Kami belum memiliki ranah untuk mengambil tindakan. Karena tahapan Pilkada Solo 2020 belum dimulai," kata Budi saat ditemui Kompas.com di rkantornya, Senin (16/2019).

Namun Budi mengatakan apa yang dilakukan oleh pria yang akrab dipanggil Pakde Anto tersebut diduga melanggar undang-undang ASN.

Baca juga: Elektabilitas di Bawah Purnomo, Pendukung Gibran Beberkan Strategi Kejar Ketertinggalan

Ia menjelaskan di UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, tedapat PP No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan PP No 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Korps dan Kode Etik PNS.

Namun ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta untuk mengingatkan kembali netralitas ASN saat Pilkada Solo 2020.

"Secara kewenangan kami belum bisa melakukan tindakan, tetapi kami akan melakukan upaya pencegahan. Kami akan sharing dengan dinas untuk mengingatkan pentingnya netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pilkada Solo 2020," ujar Budi.

Ia menjelaskan berdasarkan peraturan KPU, tahapan pendaftaran calon wali kota dan calon wakil wali kota baru akan dimulai pada 16-18 Juni 2020.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Labib Zamani | Editor: Robertus Belarminus)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X