4 Fakta Lengkap Penipuan Rp 900 Juta Bermodus Gandakan Uang, Gara-gara Masalah Cerai

Kompas.com - 17/12/2019, 08:00 WIB
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan barang bukti uang dan batang emas palsu. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan barang bukti uang dan batang emas palsu.

KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pemuda berinisial KY (24), warga Cihampelas, Tamansari, Bandung, Jawa Barat, atas kasus penipuan dan penggelapan senilai Rp 900 juta.

Berdasarkan keterangan Tim Penyidik Polrestabes Bandung, kasus tersebut berawal saat korban yang sedang dalam proses perceraian meminta pelaku membantu agar sang istri tidak meminta gana-gini.

Pelaku pun mengaku dapat membantu korban dengan sebuah ritual. KY kemudian meminta sejumlah uang untuk melaksanakan ritual tersebut kepada korban dari Juli hingga Oktober 2019.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Modus ritual untuk tipu korban

Pada Juli 2019 di Jalan Mulyasari, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, korban meminta tolong pelaku agar istrinya tidak menuntut gana-gini.

Permintaan itu disanggupi tersangka dengan syarat harus melakukan ritual tertentu.

Tersangka kemudian meminta sejumlah uang kepada korban sebesar Rp 468 juta dari Juli hingga Oktober 2019.

"Modus tersangka membujuk korban bahwa dirinya bisa menggandakan uang dan agar istrinya tak menuntut harta gana-gini dengan mengikuti ritual yang diberikan tersangka," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema saat rilis pengungkapan di Mapolrestabes Bandung, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Mengaku Mampu Gandakan Uang, Pria Ini Tipu Korbannya hingga Rp 900 Juta

2. Mengaku butuh kendaraan untuk ziarah makam

Saat meminta uang Rp 468 juta, pelaku berdalih butuh uang untuk membeli kendaraan sebagai operasional ziarah ke makam-makam, pembelian madat, dan minyak.

"Pada September 2019, tersangka kembali memberi keyakinan kepada pelapor bahwa dia juga bisa menggandakan uang," kata Irman di Mapolrestabes Bandung.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X