Kompas.com - 15/12/2019, 17:36 WIB
Jalan provinsi yang tergenang Waduk Jatigede kembali muncul. Selain jalan, bekas bangunan rumah, masjid juga kembali bermunculan menarik wisatawan untuk datang, Minggu (15/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHJalan provinsi yang tergenang Waduk Jatigede kembali muncul. Selain jalan, bekas bangunan rumah, masjid juga kembali bermunculan menarik wisatawan untuk datang, Minggu (15/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Meski sudah intens turun dalam beberapa minggu terakhir, namun kota mati Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih jadi objek wisata favorit.

Selain banyak wisatawan yang datang, di sekitar areal tergenang Waduk Jatigede juga masih banyak warga yang berjualan di saung dadakan berbahan bambu.

Salah seorang pedagang di eks wilayah Dusun Cibogo, Desa Cibogo Aminah (42) mengatakan, meski telah memasuki musim penghujan.

Namun, kata Aminah, masih banyak warga yang datang ke lokasi.

Baca juga: Warga Terdampak Waduk Jatigede Sumedang Ancam Blokade Jalan Nasional dan Bawa Lebih Banyak Massa

Ramai saat weekend

Selain muda-mudi yang sekadar foto selfie di bangunan bekas pemukiman warga yang kembali bermunculan, banyak pula warga yang datang untuk memancing.

"Iya ramainya mah Sabtu, Minggu sama hari libur. Kalau hari biasa paling hanya yang mancing saja," ujar Aminah kepada Kompas.com di warung miliknya, Minggu (15/12/2019) siang.

Aminah menuturkan, berjualan di lokasi tergenang, jauh dari pesisir dengan elevasi normal adalah untuk memanfaatkan peluang banyaknya pendatang.

Meski sudah memasuki musim penghujan, namun ia mengaku belum berhenti berjualan karena air Waduk Jatigede masih belum naik.

"Iya kalau airnya sudah naik pasti kelihatan, kalau sekarang airnya masih jauh, masih banyak juga warga yang datang. Nanti kalau sudah kelihatan dari dekat, baru pindah lagi ke pesisir paling ujung (Elevasi maksimal air Waduk Jatigede)," tutur Aminah.

Baca juga: Saat Surut, Waduk Jatigede Sumedang Tampak Seperti Kota Mati

Objek foto

Sementara itu, Nabila Putri (17) mengatakan sengaja datang dari Kabupaten Subang dengan tiga teman lainnya.

Ia mengaku datang jauh-jauh hanya untuk mengobati rasa penasarannya melihat jalan dan puing-puing bangunan milik eks warga Jatigede dan sekitarnya yang terendam dan bermunculan kembali.

"Hanya liat-liat, foto-foto aja. Sengaja datang sambil liburan. Lumayan dapat banyak foto bagus," kata Nabila. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X