Ikut Semarang 10K, Pelari Ini Pakai Kain Batik Lengkap dengan Blangkon

Kompas.com - 15/12/2019, 10:52 WIB
Komunitas lari RG Runners asal Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (15/12/2019) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKomunitas lari RG Runners asal Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (15/12/2019)

SEMARANG, KOMPAS.com - Ada yang unik dalam gelaran lomba lari tahunan Semarang 10K yang menempuh rute akhir di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu, (15/12/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ada peserta lomba lari yang mengenakan pakaian khas budaya Jawa, yakni kain batik lengkap dengan blangkon.

Mereka adalah peserta lomba lari dari komunitas RG Runners. Kehadiran mereka dengan kostum yang unik langsung terlihat berbeda di antara pelari lainnya.

Salah satu pelari RG Runners asal Semarang Yudi Dops mengaku sangat antusias mengikuti perhelatan Semarang 10K yang dia ikuti bersama ketujuh temannya.

Yudi baru pertama kali mengikuti lomba lari yang menyedot animo peserta hingga 2.000 orang ini.

"Baru kali ini saya ikut, acaranya asyik, spot foto juga banyak. Apalagi didukung cuaca yang enggak terlalu panas, jadi enjoy banget tadi. Terus tadi banyak dapat foto ikonik Semarang. Ditambah kita ramai-ramai pakai kostum khas budaya Jawa, nyaman-nyaman saja dan enggak kesusahan," kata Yudi.

Baca juga: Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Sementara itu, terlihat pula pelari dengan mengenakan topeng singa yang merupakan ikon komunitas lari Long Run Rangers, Tamrin La Taangi.

"Topeng ini ikon singa yang baik dan lagi sudah pasti tidak ingin ketinggalan race akhir tahun. Momen pas, karena sudah keliling Indonesia, terus ending-nya bisa happy di sini, jadi tidak boleh dilewatkan," ujar Tamrin.

Tamrin mengaku memiliki hobi olahraga lari. Adapun, lomba lari ini sudah kali kedua dia ikuti bersama komunitasnya yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kami ada dari Semarang, Klaten dan paling jauh Ponorogo. Tahun lalu enggak dapet race di Kota Lama. Kalau tahun ini bisa dapat dan area juga steril, jadi bisa dapat foto. Semoga tahun depan bisa diadakan di akhir tahun lagi," kata Tamrin.

Setelah melintasi rute baru pasca revitalisasi, kali ini peserta lomba lari Semarang 10K diajak melintasi lebih banyak jalur di Kota Lama Semarang.

Dengan mengusung konsep sport and heritage tourism, momen lomba lari tersebut tentu menjadi pengalaman seru dan berkesan bagi peserta.

Tak heran apabila banyak yang antusias mengikuti lomba lari yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang dan Harian Kompas ini.

Peserta Semarang 10K yang diikuti sekitar 2.000 peserta ini memperebutkan total hadiah Rp 400 juta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Regional
Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Regional
Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X