Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Kompas.com - 14/12/2019, 19:45 WIB
Salah seorang pemohon SIM saat mengikuti agenda coaching clinic di Satlantas Polres Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHSalah seorang pemohon SIM saat mengikuti agenda coaching clinic di Satlantas Polres Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas, Kepolisian Resort Gresik, Jawa Timur, bakal menerapkan tes psikologi bagi para pemohon dan mereka yang hendak memperpanjang Surat Izin Mengemudi ( SIM). Rencana ini akan mulai aktif, Senin (16/12/2019).

Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra mengatakan, tes psikologi akan melengkapi agenda tes kesehatan jasmani yang sudah lebih dulu diterapkan saat pengurusan SIM.

"Tujuan utamanya memang untuk dapat menekan angka kecelakaan. Karena itu, mulai tanggal 16 Desember secara serentak akan dilaksanakan di seluruh jajaran Polres se-Polda Jawa Timur, tidak hanya di Gresik saja," ujar Erika saat dihubungi, Sabtu (14/12/2019).

Baca juga: Uji Praktik SIM dengan Sistem E-Drives, Semua Gerak-gerik Kendaraan Terekam di Control Box

Erika menjelaskan, tes psikologi tersebut menggandeng lembaga psikologi yang sudah menjalin kerja sama dengan Polda Jawa Timur.

"Saya informasikan bahwa yang melaksanakan tes psikologi adalah, lembaga psikologi kredibel yang sudah MoU dengan Polda Jatim. Jadi yang melaksanakan bukan dari Polri," jelasnya.

Menurut Erika, nantinya lembaga yang bakal menggelar tes psikologi bagi para pemohon SIM akan dilakukan oleh Musa Perkasa Berjaya Konsultan Psikologi (MPBKP).

"Tidak hanya di Gresik, tapi nantinya seluruh Polres se-Polda Jawa Timur tes psikologinya akan dilakukan oleh lembaga tersebut," ucap dia.

Erika juga menyebut, penyelenggaraan tes psikologi kepada para pemohon SIM dan mereka yang hendak memperpanjang, sudah sesuai dengan Undang Undang nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, serta Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Baca juga: Gagal Ujian SIM e-Drives Mesti Tunggu 14 Hari

Sedangkan Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi Satuan Lalu Lintas (Kanit Regident Satlantas) Polres Gresik Iptu Bachtiar Arifin mengatakan, biaya tes psikologi nantinya di luar dari ongkos pembiayaan pembuatan atau perpanjangan SIM.

"Untuk biaya tes psikologi, nanti dari tim psikologinya," terang Bachtiar.

Polres Gresik juga telah mengadakan coaching clinic bagi para pemohon hingga mencegah percaloan dengan penukaran KTP pemohon dengan kartu akses masuk gedung Satlantas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Regional
Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

Regional
Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Regional
Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Regional
Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Regional
Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Regional
Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Regional
Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Regional
Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Regional
Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Regional
Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Regional
Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X