Kompas.com - 14/12/2019, 14:09 WIB
Petugas Damkar Sumedang saat evakuasi sarang tawon vespa di rumah warga di Sumedang, Jawa Barat, Jumat (13/12/2019) malam. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPetugas Damkar Sumedang saat evakuasi sarang tawon vespa di rumah warga di Sumedang, Jawa Barat, Jumat (13/12/2019) malam. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang, berhasil mengevakuasi sarang tawon Vespa Affinis yang berada di atap rumah warga di Perum Kebon Kalapa, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Jawa Barat, Jumat (14/12/2019) malam.

Komandan Regu 2 Satpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Sumedang Roni mengatakan, evakuasi sarang tawon seberat 15 kilogram ini memakan waktu tiga jam.

"Lokasinya cukup sulit dijangkau, terus sarang tawon jenis vespa ini memilik banyak lubang," ujarnya, kepada Kompas.com, Sabtu (14/12/2019).

Baca juga: Terima 5 Aduan Sarang Tawon Ndas Dalam Sehari, BPBD Ngawi Tak Berdaya...

Dijelaskan Roni, evakuasi terhadap sarang tawon tersebut harus dilakukan pada malam hari.

Saat malam hari, kata dia, tawon Vespa Affinis yang ada di dalam sarang tidak terlalu agresif.

Pantauan Kompas.com di lokasi, petugas terlebih dahulu menutup tujuh lubang yang ada di sarang tawon menggunakan lap yang telah dibasahi bensin.

Setelah semua lubang tertutup dan memastikan keadaan aman, beberapa menit kemudian sarang tawon disemprot menggunakan obat racun serangga.

"Setelah ditutup dan disemprot pakai baygon beberapa menit kemudian Alhamdulillah semua tawon yang ada di dalam sarang mati," kata Roni.

Rony berharap, warga untuk segera melapor ke petugas jika menemukan ada sarang tawon Vespa Affinis di atap rumahnya. 

"Kami sudah menerima dan melakukan evakuasi sarang tawon di 20 tempat di Sumedang," kata Roni.

Baca juga: Hingga November 2019, 19 Sarang Tawon Vespa di Kudus Dimusnahkan

Sementara itu, Yusuf (62), pemilik rumah di Perum Kelapa Gading Permai Blok C 2 Nomor 11 RT002/RW007, Desa Padasuka, menuturkan keberadaan sarang tawon tersebut baru diketahui Jumat pagi.

"Karena lokasinya tersembunyi di samping atap rumah yang tertutup langsung saya lapor ke desa, dan malamnya langsung ditindaklanjuti," ujar Yusuf, Ketua RW 07 ini.

Sejauh ini, kata Yusuf, belum ada warga di lingkungannya yang menjadi korban akibat disengat tawon.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X