KILAS DAERAH

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Kompas.com - 14/12/2019, 11:22 WIB
Dompet Dhuafa bersama pemerintah Kabupaten Magetan akan berupaya memberantas kemiskinan di sana melalui Edu Farm. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak. Dok. Dompet DhuafaDompet Dhuafa bersama pemerintah Kabupaten Magetan akan berupaya memberantas kemiskinan di sana melalui Edu Farm. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak.

KOMPAS.comDompet Dhuafa berkolaborasi dengan Kabupaten Magetan untuk memberantas kemiskinan. Wujud kolaborasi adalah menyelenggarajab program pemberdayaan bernama Edu Farm.

“Ini sangat monumental karena menjadi sesuatu yang bermanfaat dan fenomenal lantaran akan berkembang,” ujar Inisiator, Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Dompet Dhuafa, Parni Hadi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/12/2019).

Ia melanjutkan, kolaborasi tersebut juga historis karena MoU real dan struktural, mengingat selama ini Dompet Dhuafa memberi jarak kepada pemerintah.

Guna mewujudkan program Edu Farm, Bupati Magetan, H Suparwoto beserta jajarannya bertandang langsung ke Dompet Dhuafa.

Seputar Edu Farm

Kerja sama Dompet Dhuafa dengan Kabupaten Magetan meliputi pembangunan kawasan Edu Farm atau area pemberdayaan seluar 6.000 meter persegi.

Lokasi Edu Farm tersebut ada di daerah Singolawu. Konsepnya adalah Lawu Green Belt Area atau Kawasan Sabuk Hijau Lawu.

Kerja sama ini merupakan sesuatu yang konkret dan realistis karena bergerak langsung di ranah yang dapat diterapkan.

“Harapannya, program ini mampu menginspirasi pihak lain untuk melakukan program pemberdayaan serupa,” kata Parni Hadi.

Baca juga: Ini Komitmen Dompet Dhuafa untuk Jaga Perdamaian Dunia

Sementara itu menurut Bupati Magetan, hanya dalam setahun dua bulan, angka kemiskinan di Kabupaten Magetan turun sebesar 0,2 persen.

Ia berharap kerja sama dengan Dompet Dhuafa tersebut mampu menurunkan angka kemiskinan lebih besar lagi.

“Tidak hanya memberantas kemiskinan saja, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja. Dengan demikian, program tersebut mampu memberikan efek berkelanjutan,” kata Suparwoto.

APBD, imbuh dia, harus dibelanjakan secara cerdas untuk menumbuhkan ekosistem yang baik, contohnya seperti Kampung Susu di Singolawu yang juga bisa dikembangkan untuk wisata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Regional
Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X