2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

Kompas.com - 14/12/2019, 06:19 WIB
Bandara Ewer, Kabupaten Asmat KOMPAS.com/Irsul Panca AditraBandara Ewer, Kabupaten Asmat

TIMIKA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Asmat Papua menargetkan, tahun 2020 Bandara Ewer bisa didarati pesawat jenis ATR.

Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur saat ini ada pada Bandara Ewer.

Mengingat, bandara sangat penting sebagai akses konektivitas perdagangan dan mobilitas perekonomian.

Baca juga: 2019, Pesawat ATR Ditargetkan Mendarat di Bandara Ewer Asmat

Dengan begitu, siapapun yang datang ke Asmat bisa dengan mudah.

“Sehingga kami harapkan promosi dan konektivitas daerah semakin maju,” kata Elisa di Timika, Jumat (13/12/2019).

Sebagai contoh, kata Elisa, komoditas kepiting atau biasa disebut karaka selama ini untuk pemasarannya masih menggunakan kapal dan perahu.

Dampak dari penggunaan transportasi laut selain memakan waktu, hasil komoditas akan cepat rusak dan membusuk.

Namun, apabila pesawat jenis ATR nantinya sudah bisa mendarat di Bandara Ewer, maka komoditas tersebut bisa dipasarkan dengan lebih cepat dan komoditas tersebut masih segar.

“Karenanya, untuk pendaratan pesawat jenis ATR ini kami targetkan tahun depan,” ujar Elisa.

Baca juga: Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Menurut Elisa, di 2019 ini sudah dilakukan pengaspalan runway sepanjang 550 meter. Dengan demikian, Bandara Ewer memiliki runway sepanjang 1.600 meter.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

Regional
Ini Alasan Hotel di Padang Tetap Buka meski 23 Karyawan Positif Corona

Ini Alasan Hotel di Padang Tetap Buka meski 23 Karyawan Positif Corona

Regional
Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Regional
PSBB Kota Serang Diperpanjang, Check Point Ditiadakan

PSBB Kota Serang Diperpanjang, Check Point Ditiadakan

Regional
5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

Regional
Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Regional
Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Regional
Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Regional
Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X