Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Kompas.com - 13/12/2019, 21:33 WIB
Anakan ular piton yang berhasil ditangkap Suyut, petugas kebersihan Bagian Humas dan Protokol Pemkot Surakarta di taman belakang Pendapi Gede kompleks Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Dokumentasi pribadi SuyutAnakan ular piton yang berhasil ditangkap Suyut, petugas kebersihan Bagian Humas dan Protokol Pemkot Surakarta di taman belakang Pendapi Gede kompleks Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah.

SOLO, KOMPAS.com - Petugas kebersihan Bagian Humas dan Protokol Pemkot Surakarta, Untung Sriyono (50) menangkap seekor anakan ular jenis piton, di kompleks Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).

Anakan ular piton tersebut memiliki panjang sekitar satu meter dengan diameter dua sentimeter.

Pria yang akrab disapa Suyut ini menceritakan, awalnya anakan ular piton ditemukan oleh petugas taman di belakang Pendapi Gede.

Anakan ular piton itu posisinya tengah melingkar di dekat pohon. Karena tidak ada yang berani menangkap, Suyut memberanikan diri untuk mengevakuasi anakan ular itu.

"Ada petugas taman akan bersih-bersih, tahu ada ular takut. Dia panggil temannya tapi juga takut. Kebetulan saya lewat, ular itu saya tangkap," kata Suyut, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Warga Gunungkidul Bongkar Talud yang Diduga Jadi Sarang Ular Kobra

Tidak butuh waktu lama bagi Suyut untuk menangkap hewan melata tersebut. Suyut mengaku, dirinya sudah terbiasa dan sering menangkap ular.

Suyut menyampaikan, tangkapan anakan ular piton di taman dekat mobil dinas Sekda Pemkot Surakarta diparkir itu merupakan yang ke 20 kali.

Diperkirakan umur anakan ular piton sekitar 2-3 bulan.

"Sekarang ularnya saya pelihara di rumah. Saya tempatkan di sangkar burung berukuran 30 sentimeter terbuat dari besi," ujar Suyut.

Suyut mengungkap, anakan ular jenis piton yang ditemukan di kompleks Balai Kota bukan yang pertama kali. Menurut dia, selama dua bulan terakhir ini sudah ditemukan sekitar 20 ekor anakan ular jenis piton.

"Ada yang ditemukan di taman, di bawah meja, dan lain-lain. Sampai saat ini sudah sekitar 20 ekor yang ditemukan," tutur dia.

Sebagaimana diketahui, musim penghujan atau akhir tahun seperti saat ini disebut sebagai musimnya telur-telur ular menetas.

Baca juga: Ular Kobra Muncul di Pemukiman Saat Musim Hujan, Ahli LIPI Jelaskan

Maka tidak heran banyak ditemukan anakan ular piton yang berkeliaran di kompleks Balai Kota Surakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X