Alasan Ibu DA Buang Bayinya di Bawah Pohon Pisang

Kompas.com - 13/12/2019, 16:40 WIB
Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni, pelaku pembuang bayi di Magetan dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak. KOMPAS.COM/SUKOCOKasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni, pelaku pembuang bayi di Magetan dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak.

MAGETAN, KOMPAS.com - DA (20), warga Desa Melangasri, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pelaku pembuang bayi di bawah pohon pisang akan dijerat Undang-undang perlindungan anak.

Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, pelaku dijerat Pasal 77B UU RI  No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya 5 tahun penjara dan atau denda paling banyak seratus juta,” ujarnya saat ditemui di Polres Magetan, Jumat (13/12/2019).

Sukatni menambahkan, pelaku nekat membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkan karena tidak ingin diketahui orang lain.

Baca juga: Bayi Naufal Alami Atresia Ani, Keluarga Berutang untuk Biaya Operasi

 

Selama kehamilan, pelaku menyembunyikannya dengan mengenakan pakaian longgar. Pelaku juga khawatir tidak bisa membiayai kebutuhan sehari hari bayi hasil hubungan gelap dengan orang lain tersebut.

“Pelaku ini khawatir kalau tidak bisa membiayai bayi karena pekerjaannya serabutan. Status pelaku ini single,” imbuh Sukatni.

Polisi telah menetapkan tersangka kepada pelaku dan saat ini masih menyelesaikan berkas penyelidikan.

Sementara bayi laki laki yang sempat dibuang di bawah pohon pisang diserahkan kepada orangtua pelaku.

“Saat ini bayi dititipkan ke neneknya untuk diasuh,” ucap Sukatni.

Baca juga: Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Sebelumnya, DA nekat membuang bayinya di bawah pohon pisang di pinggir sungai tak jauh dari kamar kontrakannya di Jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo, Magetan, Minggu (1/12/2019).

Tak lama kemudian bayi yang dibungkus dengan baju sweter warna ungu tersebut ditemukan oleh Tini dan Pariyem, saat keduanya sedang mencari  daun pisang. Warga kemudian melaporkan temuan bayi tersebut kepada polisi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X