Kronologi Miras Oplosan Berujung Maut: Pesta Miras Selama 2 Hari, Korban Minum 10 Botol

Kompas.com - 13/12/2019, 16:19 WIB
Kedua tersangka (tengah belakang), saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKedua tersangka (tengah belakang), saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Jumat (13/12/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Medika di Desa Blawi, Kecamatan Glagah, Lamongan, Jawa Timur. Nyawa HS (34), warga Desa Priyoso Guci, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, tidak dapat terselamatkan dengan menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (10/12/2019) malam.

HS bersama enam rekannya sempat diketahui oleh warga menggelar pesta minum-minuman keras (miras) oplosan selama dua hari, pada Minggu (7/12/2019) dan Senin (8/12/2019). 

Sebelum meregang nyawa, HS mengerang kesakitan dan dirujuk ke rumah sakit. Meninggalnya HS membuat pihak Polres Lamongan turun tangan.

Berdasar pemeriksaan medis yang dilakukan terhadap jasad korban, diketahui jika HS meninggal dunia karena keracunan, dengan itu mengarah pada miras oplosan yang dikonsumsi sebelumnya.

"Kami menemukan adanya cairan yang mengandung bahan berbahaya di tubuh korban, dengan hasil uji laboratorium menunjukkan korban meninggal karena keracunan," ujar Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat, di sela agenda rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Buntut Pria Tewas usai Pesta Miras Oplosan, Polisi Amankan 2 Pemasok

Pesta miras 2 hari, korban minum 10 botol

Sesuai hasil penyelidikan yang diperoleh serta berdasar keterangan dari para saksi, Wahyu juga membenarkan, jika HS sempat menggelar pesta miras bersama enam rekannya di sebuah gubuk yang ada di sawah, tidak jauh dari tempat tinggal korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Korban meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit. Sebelumnya, dia sempat pesta miras oplosan dua hari bersama teman-temannya, pada Minggu dan Senin," jelasnya.

Berdasar pada hal tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya mengamankan dua orang yang menjadi pemasok dan penjual miras oplosan kepada HS dan rekan-rekannya, atas nama Soeharto (54) dan Suwandi (56) dengan keduanya warga Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, Lamongan.

"Tersangka mengoplos sendiri miras yang dijual, dan itu dikonsumsi oleh tujuh orang. Total 10 botol miras oplosan yang diminum oleh korban," tutur Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung.

Soeharto dan Suwandi diamankan di rumah masing-masing, dengan kebetulan keduanya bertetangga.

Baca juga: Seorang Pria di Lamongan Meninggal Diduga usai Pesta Miras

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X