Angkutan Online Boleh Beroperasi di Stasiun Purwokerto, Ini 3 Ttitik Jemputnya

Kompas.com - 13/12/2019, 14:39 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein (paling kiri) menyaksikan penandatanganan pakta integritas antara awak angkutan umum konvensional Stasiun Purwokerto dan online di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein (paling kiri) menyaksikan penandatanganan pakta integritas antara awak angkutan umum konvensional Stasiun Purwokerto dan online di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2019).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemberlakuan zona merah di sekitar Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, bagi angkutan umum berbasis online resmi dihapus.

Awak angkutan konvensional yang beroperasi di stasiun menandatangani pakta integritas dengan awak angkutan umum berbasis online. 

Penandatanganan pakta integritas dilangsungkan di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Siap-siap, Langgar Parkir di Purwokerto, Roda 4 Dikempesi, Roda 2 Diangkut Truk

Tiga titik penjemputan

Berikut titik penjemputan bagi pengguna angkutan berbasis online di sekitar Stasiun Purwokerto:

1. Sebelah timur: di depan rumah Mantan Bupati Banyumas Mardjoko, Jalan Kober.

2. Sebelah utara: di depan Toko Derisa, Jalan Pemuda.

3. Sebelah selatan: di TK YWKA Jalan Stasiun

Ketua Driver Online Banyumas Raya Kompak Arbi Rusmana mengatakan, dengan kesepakatan tersebut, diharapkan tidak ada lagi gesekan antara awak angkutan konvensional dan online.

"Kita harus menghormati para pencari rezeki di sekitar stasiun," kata Arbi seusai acara, Jumat.

"Zona merah dihapus, diganti dengan pick up (titik penjemputan), radius sekitar 100 meter, dulu 500 meter dari stasiun." 

Baca juga: Catat, Jadwal Perjalanan Kereta Api di Purwokerto Berubah Mulai 1 Desember 2019

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X