Mensos soal Temuan Adanya Maladministrasi di PKH: Hanya Salah Data

Kompas.com - 13/12/2019, 11:08 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara menghadiri Peningkatan Kapasitas Pendamping BPNT 2019, di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (12/12/2019). DOK. Humas Kementerian SosialMenteri Sosial Juliari P. Batubara menghadiri Peningkatan Kapasitas Pendamping BPNT 2019, di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (12/12/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com -Menteri Sosial Juliari Peter Batubara menolak sebutan "maladministrasi" untuk temuan Ombudsman Republik Indonesia terkait penyaluran Program Keluarga Harapan ( PKH). Menurutnya, itu hanya kesalahan teknis pendataan.

"Itu bukan maladministrasi, hanya kesalahan data saja, jumlahnya juga tidak banyak," kata Jualiari usai membuka acara Peningkatan Kapasitas Pendamping Bantuan Pangan Non Tunai di Surabaya, Kamis (12/12/2019) malam.

Juliari mencontohkan kesalahan data dalam penyaluran bantuan pemerintah itu adalah adanya keluarga penerima PKH, tapi sebenarnya tidak layak mendapatkannya.

Hal itu dianggap Juliari hanya karena persoalan data yang tidak akurat.

Baca juga: Ombudsman Temukan Maladministrasi pada Program Keluarga Harapan

Atas temuan tersebut, politisi PDIP itu berterima kasih kepada Ombudsman RI.

Dia berjanji akan memperbaiki sistem data terpadu di Kementerian Sosial agar bantuan sosial lebih tepat kepada sasaran.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Ombudsman RI dan data terpadu akan segera diperbaiki," jelasnya singkat.

Juliari juga mengatakan, Kementerian Sosial sudah memiliki sistem pengaduan mengenai program penyaluran PKH.

Namun, Juliari mengakui sistem itu belum tersosialisasi secara maksimal.

Baca juga: Saat Mensos Juliari Berkelakar tentang Asal Usul Keturunannya

Sebelumnya, Ombudsman  RI menemukan   maladministrasi  dalam PKH yang dikerjakan oleh Kementerian Sosial dan Himpunan Bank Negara.

Anggota Ombudsman RI Ahmad Suadi mengatakan, temuan maladministrasi tersebut berkaitan dengan integrasi data yang menyebabkan program tersebut kerap tidak tepat sasaran.

"Menteri Sosial perlu melakukan validasi data kembali agar penyaluran bantuan PKH dapat berjalan cepat dan tepat sasaran," kata Suadi dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman RI, Selasa (10/12/2019).

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X