Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Kompas.com - 13/12/2019, 05:57 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

MANADO, KOMPAS.com - Sebelum mencabuli siswinya, W (30) warga Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, lebih dulu memberikan minuman keras jenis "Cap Tikus" kepada korban hingga tertidur.

Pelaku hanya guru honorer di sekolahnya yang terletak di Minahasa.

Baca juga: Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Aksi bejat pelaku dilakukan terhadap anak didiknya di salah satu penginapan di kawasan Kasuang, pada Rabu (11/11/2019) lalu, pukul 08.00 Wita.

Saat korban dalam keadaan tertidur, pelaku mulai beraksi. Pelaku meniduri sang murid dalam keadaan korban tak sadar diri.

Sebelum membawa korban ke lokasi kejadian, pelaku mengajaknya jalan-jalan menggunakan mobil di Tondano.

Baca juga: Jadi Pendamping Olimpiade Sains, Oknum Guru Cabuli Siswanya di Hotel

“Ya, pelakunya sudah kami amankan sejak 30 November lalu dan kini dalam proses hukum,” kata Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (12/12/2019) malam.

Saat ini pelaku sudah ditahan polisi, guna penyidikan lebih lanjut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Regional
Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Regional
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Regional
Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Regional
Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Regional
Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Regional
Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Regional
Petugas Haji di Pamekasan Positif Covid-19

Petugas Haji di Pamekasan Positif Covid-19

Regional
WN Bulgaria PDP Corona di Lombok Kabur dari RS, Ditangkap di Villa

WN Bulgaria PDP Corona di Lombok Kabur dari RS, Ditangkap di Villa

Regional
7 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal, 21 Pasien Positif Masih Dirawat

7 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal, 21 Pasien Positif Masih Dirawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X