Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Kompas.com - 13/12/2019, 05:52 WIB
Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto saat konferensi pers di Panti Marhaen Semarang, Kamis (12/12/2019) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto saat konferensi pers di Panti Marhaen Semarang, Kamis (12/12/2019)

SEMARANG, KOMPAS.com - DPD PDI-P Jawa Tengah telah menutup penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2020 pada Kamis (12/12/2019).

Sebelumnya, DPD PDI-P Jateng telah membuka pendaftaran bakal calon untuk Pilkada 2020 sejak 6 Desember hingga berakhir pada 12 Desember.

Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan, total pendaftar hingga kini tercatat sejumlah 97 nama bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari beberapa wilayah di Jateng.

Baca juga: Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

"Hari ini penutupan mulai jam empat sore tadi untuk pendaftaran bakal calon di DPD PDI-P Jateng. Penjaringannya ditutup, jadi sudah tidak ada lagi yang boleh mendaftar setelah itu. Jumlahnya tercatat ada 97 bakal calon yang nanti akan dicluster," ungkap Bambang, saat konferensi pers di Panti Marhaen, Kamis (12/12/2019).

Sementara, untuk pengembalian berkas pendaftaran balon, lanjut Bambang, paling lambat diserahkan pada pukul 00.00 WIB.

"Kami akan tunggu pengembalian berkas pendaftaran. Tapi, jika ada yang menyerahkan lebih dari pukul 00.00 WIB masih kami berikan keringanan, jadi enggak terlalu rigid bangetlah. Pasti akan kami komunikasikan dulu. Enggak ada diskualifikasi," ujar Bambang.

Sedangkan, terkait tahapan selanjutnya Bambang menuturkan semua balon yang sudah secara resmi terdaftar akan diumumkan melalui media cetak atau koran.

"Kemudian, setelah itu akan kami panggil untuk mengikuti fit and proper test bagi semua bakal calon. Karena kami berhak melakukan penyaringan. Nanti hasilnya akan kami bawa langsung ke DPP. Yang kira-kira sudah siap nanti akan kami umumkan rekomendasinya pada saat rakernas partai sekitar bulan Januari," kata Bambang.

Baca juga: Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Bambang menyebutkan, terkait materi fit and proper test antara lain mengenai visi dan misi bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

"Misalnya nyalon jadi bupati itu mau apa? Lalu selanjutnya uji karakter dan kompetensi untuk mengukur kapasitas dan kredibelitas mereka," pungkas dia.

Adapun dari 97 nama bakal calon tersebut terdiri dari Kota Magelang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kendal, Kota Surakarta, Kabupaten Semarang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan Soal 'Kacung WHO' Buat IDI Meradang, Jerinx Sebut Tak Jera, Ini Alasannya

Unggahan Soal "Kacung WHO" Buat IDI Meradang, Jerinx Sebut Tak Jera, Ini Alasannya

Regional
Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Regional
Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Tongkang Batu Bara, Pengemudi Ternyata Selamat, Kini Jadi Buronan

Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Tongkang Batu Bara, Pengemudi Ternyata Selamat, Kini Jadi Buronan

Regional
Seorang Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal

Seorang Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal

Regional
Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

Regional
Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Regional
5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

Regional
Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Regional
Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

Regional
'Kacung WHO' dan 'Tua Bego', Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

"Kacung WHO" dan "Tua Bego", Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

Regional
BNPB Beri Bantuan 2 Juta Masker untuk Jawa Barat

BNPB Beri Bantuan 2 Juta Masker untuk Jawa Barat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Agustus 2020

Regional
Orangtua Siswa Positif Corona, SMP di Kota Tegal Hentikan Belajar Tatap Muka

Orangtua Siswa Positif Corona, SMP di Kota Tegal Hentikan Belajar Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X