Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Kompas.com - 12/12/2019, 19:05 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dedi Supandi saat ditemui di Gedung Sate beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIKepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dedi Supandi saat ditemui di Gedung Sate beberapa waktu lalu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjanjikan membentuk 746 Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) pada tahun 2020 nanti.

Hal itu merupakan bagian dari janji kampanye Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menargetkan 5.312 desa di Jabar punya usaha mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dedi Sopandi mengatakan, pembentukan BUMDes memang jadi prioritas program tahun depan.

Sejauh ini, terdapat 596 BUMDes yang aktif kembali serta 272 BUMDesa baru terbentuk.

"Target 746 Bumdes akan dibentuk di tahun depan. Ini bagian dari rencana pak Gubernur yang ingin 5.312 desa di Jabar nantinya harus mempunyai perusahaan," kata Dedi saat dihubungi lewat telepon seluler, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Oknum Polisi yang Diduga Selewengkan Dana BumDes Diperiksa di Propam

Program Patriot Desa

Untuk mendukung rencana itu, Pemprov Jabar telah meluncurkan program Patriot Desa di mana ratusan anak muda disebar ke pelosok kampung untuk mencari potensi ekonomi di desa-desa dengan harapan menekan angka urbanisasi.

Selain itu, kata Dedi, pihaknya juga terus memaksimalkan program desa digital dengan pemasangan wifi gratis di 600 desa.

"Di pertengahan tahun 2020 kita akan membuat regulasi mengenai level perusahaan itu sendiri. Isinya mengenai klasifikasi, misalnya BUMDes yang sudah terbentuk tapi pemasarannya harus dibantu, atau bantuan diberikan untuk perkembangan modalnya," ujarnya.

Dedi menilai, rencana itu cukup realistis mengingat mulai meningkatnya desa berstatus mandiri di Jabar. Ia menyebut pada 2019, terdapat 98 desa dengan status mandiri di Jabar.

Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 37 desa. Selain itu, ada 732 desa yang naik kelas dari status berkembang menjadi maju.

"Peningkatan presentase status desa mandiri ini sudah tercantum dalam RPJMD. Jadi, targetnya dari tahun 2018 ada 37 desa mandiri, tahun 2019 ada 63 desa mandiri, tahun 2020 ada 87 desa mandiri. Sedangkan, dalam setahun ini saja sudah ada 98 desa mandiri. Ini sudah melebihi target," ungkapnya.

Baca juga: Puluhan Desa di Magetan Belum Bentuk BUMDes, Ini Penyebabnya

One Village One Company

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar desa di Jabar naik kelas lewat program yang ia gagas seperti program One Village One Company (OVOC), Desa Digital, dan BUMDes.

"Hadirkan satu desa satu perusahaan, hadirkan pusat digital desa, kembangkan desa wisata, lakukan transparansi dana desa dan lain-lain, bahagiakan warga desanya," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X