Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Kompas.com - 12/12/2019, 19:02 WIB
Jenazah korban Wasliah ditemukan di kaki Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat setelah tiga hari menghilang, Kamis (12/12/2019). Dok Basarnas Bandung KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHJenazah korban Wasliah ditemukan di kaki Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat setelah tiga hari menghilang, Kamis (12/12/2019). Dok Basarnas Bandung

SUMEDANG, KOMPAS.com - Diduga tersesat saat mencari sayur kunci bayam, Walsiah (65), ditemukan sudah tidak bernyawa di kaki Gunung Tampomas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019) siang sekitar pukul 12.45 WIB.

Walsiah ditemukan sekitar 2 kilometer dari tempat tinggalnya di Dusun Cileungsing RT 15/04, Desa Cilangkap.

Walsiah ditemukan oleh warga setempat yaitu Ojo (50), saat hendak mengambil petai di kebun miliknya di kawasan kaki Gunung Tampomas tepatnya di Blok Lebak Cileungsing.

Ojo mengatakan, saat pertama kali menemukannya, ia melihat jasad Walsiah terlentang di selokan kecil dengan lebar sekitar 1-2 meter.


Baca juga: Kisah Dua Nenek Renta di Gunungkidul yang Hidup dengan Keterbatasan

Posisi korban membendung aliran sungai.

"Saat melihat jasad manusia itu, saya sempat kaget dan loncat. Tapi kemudian saya sadar ada warga yang hilang, makanya saya yakin itu jasad Mak Walsiah," ujar Ojo kepada Kompas.com di Polsek Buahdua, Kamis (12/12/2019).

Ojo menuturkan, secara logika, Walsiah yang sudah tua renta dengan jalan tertatih-tatih dan penglihatan sudah kabur ini tidak mungkin bisa mencapai lokasi tersebut.

Sebab, jalan yang dilaluinya merupakan medan yang sangat rimbun oleh pepohonan dan melalui tanjakan yang curam. 

"Sepertinya Mak Walsiah terpeleset dan jatuh ke sana. Karena, warga yang mencari juga tidak mengira Mak Walsiah bisa sampai berada di lokasi itu," tutur Ojo.

Baca juga: Nenek Renta Babak Belur, Polisi Duga Ada Motif Pencurian

Ditemukan luka lebam

Sementara itu, tenaga medis yang memeriksa jenazah Walsiah di Puskesmas Buahdua menyatakan tidak menemukan tanda bekas luka penganiayaan ataupun bekas gigitan binatang buas pada tubuh korban.

Kapolsek Buahdua Iptu Sutrisno menyebutkan, setelah diperiksa tim medis, pada jasad korban hanya ditemukan luka lebam pada beberapa bagian tubuhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X