Iuran Naik 100 Persen, BPJS Kesehatan Janji Jemput Bola Pelayanan ke Pulau Terluar

Kompas.com - 12/12/2019, 17:48 WIB
Kenaikan iuran Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mencapai 100 persen, terhitung 1 Januari 2020 mendatang, membuat banyak peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan Cabang Batam turun kelas. Namun disamping itu, BPJS Kesehatan siap berkeliling menyambangi pelosok negeri melalui layanan jemput bola Mobile Customer Service (MCS). KOMPAS.COM/HADI MAULANAKenaikan iuran Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mencapai 100 persen, terhitung 1 Januari 2020 mendatang, membuat banyak peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan Cabang Batam turun kelas. Namun disamping itu, BPJS Kesehatan siap berkeliling menyambangi pelosok negeri melalui layanan jemput bola Mobile Customer Service (MCS).

BATAM, KOMPAS.com - Kenaikan iuran Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mencapai 100 persen, terhitung 1 Januari 2020 mendatang, membuat banyak peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan Cabang Batam turun kelas.

Terkait kenaikan iuran dan banyaknya peserta turun kelas, BPJS Kesehatan mengaku siap berkeliling menyambangi pelosok negeri melalui layanan jemput bola Mobile Customer Service (MCS).

Melalui MCS, masyarakat kini dapat lebih mudah menjangkau dan mengakses pelayanan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Tidak jauh berbeda dengan pelayanan di kantor cabang, MCS dapat melayani seluruh administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.


Mulai dari pendaftaran peserta baru, pencetakan kartu peserta, perubahan data kepesertaan seperti pindah fasilitas kesehatan, perubahan kelas perawatan, penambahan anggota keluarga, pemberian informasi dan pengaduan.

Baca juga: Mengenal Layanan Mobil Keliling MCS dari BPJS Kesehatan

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam, Maucensia Septrina disela-sela Media Gathering pagi tadi mengatakan penurunan ini terlihat dari presentase kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Batam yang mengajukan penurunan kelas dari kelas I dan II ke kelas III.

"Namun penurunan kelas untuk peserta mandiri hanya 0,1 persen dari total jumlah peserta yang ada di Batam. Hal ini, berdasarkan data yang masuk ke kami pada November hingga Desember," kata Maucensia, Kamis (12/12/2019).

Namun untuk mengimbangi kenaikan iuran tersebut, BPJS Kesehatan cabang Batam melalui MCS akan berkeliling sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh kantor cabang BPJS Kesehatan di masing-masing wilayah.

Dan untuk informasi jadwal MCS secara berkala bisa dilihat di akun media sosial BPJS Kesehatan atau masyarakat bisa menelpon kantor cabang terdekat, untuk mengetahui wilayah mana yang sedang didatangi oleh MCS.

"Masyarakat jangan ragu mendatangi MCS bila melihatnya sedang berhenti misalnya di kantor kelurahan, alun alun pusat kota, di pasar dll. MCS kita dilengkapi dengan infrastruktur pendukung operasional pelayanan peserta," jelas Maucensia.

Baca juga: Tingkat Kepesertaan BPJS Kesehatan di Sragen Terendah se-Jateng dan DIY

MCS BPJS Kesehatan

MCS Goes to Village misalnya ada di kantor kelurahan atau kecamatan, kantor desa atau dusun dan Puskesmas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X