Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD Probolinggo, Ketua KPU Mangkir Jadi Saksi

Kompas.com - 12/12/2019, 16:40 WIB
Kadir berada di sel pengadilan saat akan menjalani sidang. KOMPAS.com/A. FaisolKadir berada di sel pengadilan saat akan menjalani sidang.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Sidang kasus ijazah palsu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Abdul Kadir, terus bergulir.

Pada sidang ketiga yang berlangsung Kamis (12/11/2019), Ketua KPU Lukman Hakim dan Ketua DPC Gerindra Jon Junaidi mangkir sebagai saksi sehingga sidang ditunda pekan depan.

Kuasa hukum Kadir, Husnan Taufik, kecewa berat dan meminta pengadilan menjemput paksa Lukman.

"Jon dan Lukman kan tokoh publik, mengerti hukum. Kalau terus tidak hadir, berarti kan tidak menghargai hukum. Lukman yang hanya sebagai saksi mangkir dalam sidang kedua dan ketiga. Kami minta pengadilan melakukan upaya jemput paksa," kata Husnan.

Baca juga: Kasus Ijazah Palsu, Pelawak Nurul Qomar Divonis Penjara 1 Tahun Lima Bulan

Sidang kasus itu kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan.

Persidangan seharusnya dihadiri oleh dua orang saksi, Lukman Hakim dan Jon Junaedi.

Namun, mereka berdua absen di ruang persidangan sehingga majelis hakim memutuskan menunda proses persidangan.

Mangkirnya kedua saksi ini membuat tim kuasa hukum terdakwa kecewa berat.

“Lantaran mereka berdua tak hadir, persidangan ditunda Senin pekan depan,” kata kuasa hukum Abdul Kadir lainnya, Rasman Afif Ramadhan.

Rama menyayangkan sikap Ketua KPU Kabupaten Probolinggo yang sudah dua kali tidak hadir pada persidangan Kadir.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X