Ikut Dibawa ke Pengadilan, Tersangka Suap Bersembunyi di Mobil

Kompas.com - 12/12/2019, 14:32 WIB
Jaksa penuntut KPK, Taufiq Ibnugroho (kiri) saat menyerahkan berkas kasus suap Bupati Lampung Utara atas nama Hendra Wijaya ke PN Tanjung Karang, Kamis (12/12/2019). Hendra adalah tersangka yang ditangkap saat operasi tangkap tangan KPK di rumah dinas bupati beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Jaksa penuntut KPK, Taufiq Ibnugroho (kiri) saat menyerahkan berkas kasus suap Bupati Lampung Utara atas nama Hendra Wijaya ke PN Tanjung Karang, Kamis (12/12/2019). Hendra adalah tersangka yang ditangkap saat operasi tangkap tangan KPK di rumah dinas bupati beberapa waktu lalu.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Satu tersangka dalam kasus suap Bupati Lampung Utara, Hendra Wijaya Saleh, ikut dibawa saat jaksa melimpahkan berkasnya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjung Karang, Lampung, Kamis (12/12/2019).

Hendra didampingi tim pengawal tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Pengadilan Tipikor Tanjung Karang.

Pantauan Kompas.com, tim pengawal tahanan KPK yang membawa tersangka Hendra tiba di Pengadilan Tipikor sekitar pukul 13.30 WIB.

Mereka datang menggunakan mobil Toyota Innova warna hitam bernomor polisi BE 1852 YG.

Baca juga: Viral Video Murid SD Dikeroyok, Akhirnya Bikin Terharu

Saat jaksa KPK Taufiq Ibnugroho mengeluarkan berkas perkara, terlihat dari balik kaca mobil, tersangka Hendra mengenakan rompi tahanan.

Ketika melihat sejumlah pewarta mendekat, tersangka Hendra yang duduk di bangku tengah tampak bersembunyi.

Hendra menunduk dan merendahkan posisi duduknya untuk menghindari bidikan kamera wartawan.

Tersangka Hendra datang belakangan, karena KPK melarang lebih dari dua tersangka berada dalam satu penerbangan.

Sebelumnya, tersangka lain yakni, Chandra Safari tiba di Lampung pada Kamis pagi, dan langsung dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandar Lampung.

Taufiq Ibnugroho mengatakan, berkas tersangka Hendra terpisah dengan berkas tersangka yang hari ini juga telah dilimpahkan, Chandra Safari.

"Tersangka Hendra diduga melakukan suap kepada Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara dalam setiap proyek yang didapatkannya dari Pemkab Lampung Utara," kata Taufiq di Pengadilan Tipikor.

Sementara itu, Humas PN Tanjung Karang Hendri Irawan membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan berkas dua tersangka kasus suap dari KPK.

Hendri mengatakan, jadwal persidangan akan disusun setelah tim majelis hakim ditentukan.

"Kami masih menunggu pembentukan majelis hakim untuk dua perkara ini. Jadwal sidang menyusul segera setelah tim majelis hakim dibentuk," kata Hendri.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Panik Berhamburan ke Jalanan

Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Panik Berhamburan ke Jalanan

Regional
Seorang Buruh Coba Perkosa Gadis yang Tolak Cintanya, Berharap Hamil dan Mau Menikahi Pelaku

Seorang Buruh Coba Perkosa Gadis yang Tolak Cintanya, Berharap Hamil dan Mau Menikahi Pelaku

Regional
Rusak Hutan Lindung di Batam, Komisaris PT PMB Ditiangkap

Rusak Hutan Lindung di Batam, Komisaris PT PMB Ditiangkap

Regional
Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X