Berkas Tersangka Suap Bupati Lampung Utara Dilimpahkan KPK ke Pengadilan Tanjung Karang

Kompas.com - 12/12/2019, 12:56 WIB
Jaksa penuntut KPK menyerahkan satu koper berkas perkara suap Chandra Wijaya yang ikut tersangkut kasus korupsi Bupati Lampung Utara, Kamis (12/12/2029) ke PN Tanjung Karang. Chandra telah menjadi rekanan dengan setidaknya 10 proyek Pemkab Lampung Utara dan diwajibkan memberikan fee kepada bupati KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Jaksa penuntut KPK menyerahkan satu koper berkas perkara suap Chandra Wijaya yang ikut tersangkut kasus korupsi Bupati Lampung Utara, Kamis (12/12/2029) ke PN Tanjung Karang. Chandra telah menjadi rekanan dengan setidaknya 10 proyek Pemkab Lampung Utara dan diwajibkan memberikan fee kepada bupati

LAMPUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melimpahkan berkas perkara kasus dugaan suap proyek Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara ke Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (12/12/2019).

Sebelumnya, dua tersangka suap kasus korupsi Bupati Lampung Utara, Chandra Safari dan Hendra Wijaya diterbangkan terpisah dari Jakarta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Kasus Suap Eks Bupati Lampung Tengah, KPK Periksa Wakil Bupati Lampung Utara

Jaksa penuntut KPK Taufiq Ibnugroho mengatakan, kedua tersangka memang sengaja diterbangkan secara terpisah karena KPK melarang dua atau lebih tersangka berada di dalam satu maskapai.

"Yang kami bawa ini Chandra Wijaya, tersangka kasus suap perkara korupsi Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Tersangka satu lagi, juga rekanan, yakni Hendra dibawa oleh tim satu lagi. Sengaja terbang terpisah karena tidak boleh (satu penerbangan)," kata Taufiq.

Dititipkan di rutan Bandar Lampung

Taufik menambahkan, tersangka Chandra sendiri sudah dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandar Lampung, sambil menunggu jadwal persidangan dari pengadilan.

Tim jaksa penuntut KPK untuk kasus Chandra ini juga sudah mendaftar dan menyerahkan satu koper besar yang berisi beberapa bundel berkas ke Panitera Tipikor PN Tanjung Karang.

Kasi Registrasi Rutan Kelas I Bandar Lampung Ferizal Antoni membenarkan telah menerima tahanan titipan dari KPK.

"Tadi pagi kami terima dan sudah kami periksa kesehatannya," kata Ferizal.

Baca juga: Kasus Bupati Lampung Utara, KPK Panggil Wakil Bupati dan Mantan Sekda

Diketahui, Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara diduga menerima suap terkait proyek di Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara dengan total sekitar Rp1,2 miliar.

Chandra Safari adalah pihak swasta pemerima proyek dari Pemkab Lampung Utara sejak tahun 2017 sampai 2019.

Setidaknya Chandra telah mengerjakan 10 proyek di Kabupaten Lampung Utara.

 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X