Hujan Angin Landa Sukabumi, 31 Rumah Rusak

Kompas.com - 12/12/2019, 09:00 WIB
Ilustrasi hujan KulkannIlustrasi hujan

SUKABUMI, KOMPAS.com - Hujan angin disertai petir dan gemuruh melanda sejumlah tempat di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (11/12/2019).

Akibat kejadian itu sedikitnya 31 unit rumah rusak dan pepohonan bertumbangan di sejumlah lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi antara siang hingga petang.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, daerah terdampak angin kencang terjadi di Kecamatan Cicurug dan Cibadak.

Di Cicurug sebanyak 29 unit rumah rusak di Kampung Ciutara, Desa Mekarsari dan Kampung Bojong Perang, Desa Nyangkowek.

Baca juga: Gedung Serbaguna di Boyolali Roboh akibat Angin Kencang, 1 Tewas

Sedangkan di Cibadak, sebanyak 2 unit rumah rusak di Kampung Babakan, Desa Pamuruyan dan Kampung Segongkaler, Desa Batununggal.

"Kerusakan rumah mayoritas pada bagian atap atau genting karena tertiup angin kencang. Di antaranya ada yang tertimpa pohon tumbang," kata Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (12/12/2019).

Menurut dia, setelah hujan mulai reda, masyarakat bersama sejumlah petugas dari berbagai unsur secara gotong royong membersihkan dan memperbaiki rumah-rumah yang terdampak di masing-masing lokasi.

"Hingga pagi ini, di beberapa lokasi masih ada yang kerja bakti membersihkan dan memperbaiki rumah rusak. Terutama yang tertimpa pohon tumbang," ujar dia.

Baca juga: Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang

Dia menambahkan, Tim BPBD menyeber ke beberapa lokasi bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) masing-masing kecamatan.

Diberitakan sebelumnya, puluhan rumah di wilayah Kecamatan Cibadak dan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, rusak diterjang angin kencang, Rabu (11/12/2019) sore.

Selain merusak rumah warga, sejumlah pohon juga ikut tumbang. Bahkan, ada yang menimpa rumah warga dan menutup jalan raya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Regional
KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

Regional
PPKM Diperpanjang, Wabup Kebumen: Tunggu Surat Resmi dari Pusat

PPKM Diperpanjang, Wabup Kebumen: Tunggu Surat Resmi dari Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X