Gedung Serbaguna di Boyolali Roboh akibat Angin Kencang, 1 Tewas

Kompas.com - 12/12/2019, 06:49 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

BOYOLALI, KOMPAS.com - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan gedung serbaguna roboh dan menimpa korban saat sedang berteduh di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2019).

Korban bernama Jumeri (67), warga Desa Tegalrejo RT 001 RW 001, Kecamatan Sawit, Boyolali, tewas di lokasi kejadian.

Kasubbag Humas Polres Boyolali, AKP Edy Lillah mengatakan, peristiwa itu bermula korban mengambil beras gakin di Desa Tlawong dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio merah AD 5038 QV.

Baca juga: Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang

Setelah selesai mengambil beras korban pulang ke rumah. Di tengah perjalanan, sepeda motor yang ditumpangi korban mogok di sebelah timur Gedung Serbaguna Bima Manunggal Tegalrejo.

Saat itu, lanjut Edy, cuaca di wilayah tersebut hujan deras disertai angin. Korban berteduh di gedung tersebut dan memarkirkan sepeda motornya di depan gedung.

Korban kemudian masuk ke dalam gedung. Tidak lama kemudian, gedung roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang dan menimpa korban serta sepeda motornya.

"Korban meninggal di lokasi kejadian," kata Edy, Rabu.

Baca juga: Angin Kencang Sebabkan 70 Rumah Rusak di Ungaran

Menurut Edy, korban mengalami luka cukup serius di kepala, tepatnya pada pelipis kiri dan kedua kaki korban putus di bagian atas pergelangan kaki.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Boyolali untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Regional
Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Regional
Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Regional
3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X