Kompas.com - 12/12/2019, 05:17 WIB
Beberapa bangunan sekolah di Dompu, NTB rusak diterjang puting beliung, Rabu (11/12) KOMPAS.COM/SYARIFUDINBeberapa bangunan sekolah di Dompu, NTB rusak diterjang puting beliung, Rabu (11/12)

DOMPU, KOMPAS.com - Lebih dari seratus rumah di dua desa di Kabupaten Dompu, NTB, rusak akibat diterjang puting beliung, Rabu (11/12/2019) sore.

Selain itu, tiga warga terluka akibat tertimpa atap rumah yang berjatuhan.

Kepala Bagian Humas Pemda Dompu, M Iksan, menuturkan, peristiwa itu bermula ketika hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan Dompu.

Puting beliung itu pun memporak-porandakan kediaman warga Desa Lanci Jaya dan Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 wita.

Baca juga: Puting Beliung Rusak Belasan Rumah Warga di Cianjur, 1 Tertimpa Pohon

Akibat terjangan angin puting beliung selama sekitar 35 menit itu, 194 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat.

"Dari 194 rumah yang rusak itu, 156 unit di antaranya di Desa Lanci Jaya, terdiri dari 91 rusak ringan dan 61 rusak berat. Sedangkan di Desa Nisa Jaya tercatat 38 unit dengan rincian 19 unit rusak ringan, 10 unit rusak sedang dan rusak berat 10 unit. Sementara, korban luka ada 3 orang," kata Iksan, saat dihubungi Kompas.com.

Dari catatan petugas di lapangan, lanjut Iksan, kerusakan yang ditimbulkan bermacam-macam, mulai dari atap yang terbuat dari seng beterbangan terbawa angin, dinding rumah retak, hingga genteng berjatuhan.

Selain merusak rumah, kencangnya angin puting beliung juga menumbangkan sejumlah pohon yang mengakibatkan akses jalan di dua desa tersebut sempat terputus.

Tidak hanya itu, angin kencang disertai hujan lebat juga merusak beberapa fasilitas umum seperti SDN 12 Manggelewa, SMA 2 Dompu, Ponpes Fadilatul Islamia dan bangunan pasar Lanci Jaya.

"Fasilitas umum ini rata-rata rusak di bagian atap," kata dia.

Baca juga: 9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pasca-kejadian, warga dibantu BPBD, TNI, dan Polri melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing rumah warga yang diterjang puting beliung.

Sementara itu, kerugian akibat bencana ini belum bisa ditaksirkan.

Pihak pemerintah sudah bergerak melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak serta memberikan bantuan berupa sembako.

"Sementara untuk nilai kerugian yang dialami warga belum diketahui, karena masih dilakukan pendataan," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X