Rampas Pistol Polisi, Perampok Toko Mas di Batubara Tewas Ditembak

Kompas.com - 11/12/2019, 20:59 WIB
Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang menanyai para tersangka pada press release di Mapolres Batu Bara, Rabu (11/12/2019) petang. IstimewaKapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang menanyai para tersangka pada press release di Mapolres Batu Bara, Rabu (11/12/2019) petang.

MEDAN,Kompas.com-Polisi menembak mati Ramli (45), tersangka perampokan toko mas di Medang Deras, Batubara, Sumatera Utara. Dia ditembak setelah merebut pistol miliki polisi.

Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang mengatakan, Ramli adalah otak dari perampokan di Pajak Sore, Medang Deras, pada Sabtu (30/11/2019).

Dia kemudian ditangkap polisi pada Rabu (05/12/2019).

Setelah menciduk Ramli, polisi memintanya untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang hasil perampokannya dan senjata api yang digunakan beraksi.

Dalam perjalanan menuju lokasi penyimpanan barang itu, Ramli meminta izin untuk buang air kecil.

Namun, saat digiring keluar mobil yang membawanya, Ramli malah merebut senjata polisi.

"Tiba-tiba tersangka Ramli alias Muslim dengan tangan di borgol ke depan langsung merampas senpi yang berada di pinggang Aipda R. Harahap serta mendorong tubuhnya," kata Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Dua Pria Bawa Samurai Rampok Minimarket di Batu Ceper

Usai merebut senjata Aipda Harahap, Ramli sempat menembak ke arah polisi itu. Lengan Aipda Harahap pun terluka akibat tembakan itu.

Ramli yang sudah memegang senjata api coba melarikan diri. Namun rencananya batal setelah ada polisi lain yang berada dalam mobil menembaknya, Ramli pun tersungkur.

Akibat tembakan itu, nyawa Ramli tidak tertolong. Saat ini jenazahnya ada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Robin menjelaskan, tertangkapnya Ramli alias Muslim berawal dari penangkapa Ridwan alias Iwan alias Bacok, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Mengaku Rindu Kekasih di Medan, Pria Ini Nekat Rampok Warga Jepang di Apartemen

Ridwan ditangkap atas peristiwa pencurian dengan kekerasan. Saat ditangkap Ridwan juga memiliki 1 paket plastik besar narkotika jenis sabu.

Ketika diinterogasi, Ridwan mengaku yang telah merampok dan menembak pemilik toko Emas Tarzan Ginting adalah Ramli alias Muslim.

 

 

Saat ditangkap, Ramli alias Muslim bersama seorang rekannya sedang mengendarai mobil pikap.

Dari tangannya polisi menemukan 1 paket kecil Shabu serta 1 pucuk senjata air soft gun. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X