Otak Tahanan Narkoba Polresta Malang yang Kabur Ditangkap di Kediri

Kompas.com - 11/12/2019, 19:22 WIB
Sokip Yulianto (38) otak tahanan narkoba yang kabur saat dirilis di Mapolresta Malang Kota, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSokip Yulianto (38) otak tahanan narkoba yang kabur saat dirilis di Mapolresta Malang Kota, Rabu (11/12/2019).

MALANG, KOMPAS.com - Polisi kembali menangkap Sokip Yulianto, tahanan narkoba di Polresta Malang Kota yang kabur beberapa hari yang lalu.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Loenardus Simarmata mengatakan, berdasarkan dari pengakuan Adrian Fairi (46) rekannya yang terlebih dahulu ditangkap, Sokip merupakan otak perencanaan kaburnya tahanan.

"Tersangka Sokip bin Karmijan ditangkap di salah satu kamar kos di Kediri. Rumah kos itu milik Yon Mujiono," ujar Loenardus, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: 4 Kasus Tahanan Kabur, Lewat Gorong-gorong Kamar Mandi hingga Istri Selundupkan Gergaji

Leonardus mengatakan, Sokip melarikan diri dengan melompat ke bagian belakang gedung tahanan.

Setelah itu, Sokip berjalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang yang ada di seberang Mapolresta Malang Kota.

"Setelah dia lompat, dia menuju ke Rumah Sakit Saiful Anwar lalu ke Indomaret. Di sana dia sempat berkomunikasi dengan pacaranya Ria dan video call menyampaikan keberadaanya," katanya.

Mengetahui keberadaan Sokip di Kediri, kata dia, polisi kemudian mengejar dan berhasil menangkap pelaku.

"Dia (Sokip) mengaku bersama tahanan yang melarikan diri atas nama Bayu. Tetapi pada pukul 19.00 WIB, Bayu ini pamit dari kos-kosan mau cari makan tapi tidak kembali," katanya.

Baca juga: Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Polisi terpaksa menembak kedua kaki Sokip lantaran berusaha kabur saat digelandang ke Mapolresta Malang Kota.

Diketahui, empat orang tahanan narkoba tersebut kabur pada Senin (9/12/2019) dini hari. Mereka kabur dengan menjebol teralis besi dan lompat ke pagar sekolah yang ada di belakang gedung tahanan.

Dengan ditangkapnya Sokip dan Adrian Fairi (46), saat ini polisi masih mengejar dua tahanan lainnya, Nur Cholis dan Bayu Prasetyo yang masih kabur.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X