240 Bangunan di Kabupaten Bogor Rusak Diterjang Banjir dan Longsor yang Terjadi 3 Hari Berturut-turut

Kompas.com - 11/12/2019, 17:49 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat selama tanggal 6 sampai 9 Desember 2019, telah terjadi angin puting beliung, banjir bandang hingga tanah longsor. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat selama tanggal 6 sampai 9 Desember 2019, telah terjadi angin puting beliung, banjir bandang hingga tanah longsor.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sejumlah bencana terjadi di Kabupaten Bogor, sejak 6 hingga 9 Desember.

Bencana tersebut yakni angin puting beliung, banjir bandang, hingga tanah longsor.

Akibatnya, sebanyak 240 bangunan dan fasilitas umum rusak.

Hasil assessment BPBD Kabupaten Bogor, bencana itu terjadi di sembilan wilayah, yaitu di Kecamatan Tenjolaya, Cibungbulang, Leuwiliang, Caringin, Cigombong, Pamijahan, Dramaga, Ciomas, dan Tamansari.

Baca juga: Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, wilayah paling banyak mengalami kerusakan adalah Kecamatan Tamansari, dengan rincian 114 bangunan rusak.

Rinciannya, di Desa Sukaluyu 4 rumah rusak sedang, 27 rusak ringan, di Desa Pasir Eurih 55 rumah rusak ringan, 3 rusak sedang, 1 rusak berat dan 1 tempat usaha rusak berat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, di Desa Sukaresmi ada 22 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak sedang.

"Ada beberapa kendala mati lampu, jadi gelap gulita dan kita tidak berani bergerak melakukan assessment itu karena kita juga harus mempertimbangkan keselamatan semua (petugas)," ucap Adam, saat ditemui di Tamansari, Rabu (11/12/2019).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat selama tanggal 6 sampai 9 Desember 2019, telah terjadi angin puting beliung, banjir bandang hingga tanah longsor.KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat selama tanggal 6 sampai 9 Desember 2019, telah terjadi angin puting beliung, banjir bandang hingga tanah longsor.
Ada 174 rumah rusak karena angin puting beliung. Bencana angin puting beliung paling banyak melanda di sembilan wilayah tersebut.

Selain itu, tercatat ada 30 rumah yang rusak disebabkan banjir bandang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X