Kronologi Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Parit, Diduga Korban Pembunuhan

Kompas.com - 11/12/2019, 16:20 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

KOMPAS.com - Warga Desa Baro, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan tanpa identitas di parit. Saat ditemukan warga, mayat tertutup dengan rumput dan sudah membengkak.

Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukomo mengatakan, mayat pertama kali ditemukan warga setempat bernama Rusli.

Diceritakannya, awalnya Rusli melintas di lokasi. Saat melintas, ia terkejut melihat ada tangan yang keluar, lalu diperiksa ternyata mayat, kemudian oleh Rusli dilaporkan ke kepala desa dan polisi.

Dijelaskan Arief, mayat yang ditemukan tersebut memiliki ciri-ciri dengan tinggi sekitar 150 sentimeter, kulit putih bersih, memakai anting, wajah oval, kepala atas menonjol, dahi lurus.

Kemudian mengenakan baju dalam (tanktop) warna merah tua, celana dalam abu-abu, bra hitam dan memakai ikat rambut abu-abu tua.

“Jenazahnya masih di Rumah Sakit Umum Langsa. Sampai sekarang belum diketahui identitasnya. Kami terus berupaya mengungkap identitas korban,” kata Arief saat dihubungi, Rabu (11/12/2019).

Dengan adanya penemuan mayat tersebut, Arief mengimbau bagi warga yang keluarganya hilang dan memiliki kecocokan dengan ciri mayat tersebut dapat melapor ke polisi. Sehingga, polisi bisa mudah mengetahui identitas dan mengungkap siapa pelakunya.

“Sampai sekarang juga belum ada laporan polisi tentang anak hilang,” katanya.

 

Diduga korban pembunuhan

Selain itu, masih dikatakan Arief, pada tubuh mayat tersebut ditemukan lima tusukan diduga dengan benda tajam, tiga di antaranya berada di atas dada dan dua di dada sedalam lima sentimeter.

Diduga, sambung Arief, mayat itu korban pembunuhan. Sebab, lokasi ditemukan mayat itu dikubur dalam parit, ditutup dedaunan dan hanya terlihat tangan yang menyembul ke luar.

“Kami masih mendalami penyidikan, semoga bisa segera terungkap identitas korban,” ungkapnya.

 

(Penulis : Kontributor Lhokseumawe, Masriadi | Editor: Dony Aprina, Teuku Muhammad Valdy Arief)

 

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X