Mayat Perempuan Ditemukan dalam Parit di Aceh, Ini Ciri-cirinya

Kompas.com - 11/12/2019, 15:08 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

LANGSA, KOMPAS.com – Warga Desa Baro, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, menemukan mayat perempuan tanpa identitas di parit.

Mayat itu ditemukan pada Selasa (10/12/2019) dalam keadaan sudah membengkak dan ditutup dengan rumput. Diduga perempuan itu adalah korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukomono, menyebutkan ditemukan lima tusukan diduga dengan benda tajam di tubuh mayat itu, tiga di antaranya berada di atas dada dan dua di dada sedalam lima sentimeter. 

Polisi juga menemukan bekas luka di kepala. Seperti dipukul dengan benda tumpul.

Baca juga: Mayat Wanita Ditemukan Dalam Parit, Ada 5 Tusukan di Tubuh Korban


Ciri wanita itu, sambung Arief, tinggi sekitar 150 sentimeter, kulit putih bersih, memakai anting, wajah oval, kepala atas menonjol, dahi lurus, mengenakan celana dalam abu-abu, bra hitam dan memakai ikat rambut abu-abu tua.

“Jenazahnya masih di Rumah Sakit Umum Langsa. Sampai sekarang belum diketahui identitasnya. Kami terus berupaya mengungkap identitas korban,” kata Arief saat dihubungi, Rabu (11/12/2019).

Arief mengimbau warga melapor ke polisi jika ada anggota keluarganya yang hilang dan memiliki kecocokan dengan ciri mayat tersebut. Sehingga, polisi bisa mudah mengetahui identitas dan mengungkap siapa pelakunya.

“Sampai sekarang juga belum ada laporan polisi tentang anak hilang,” pungkasnya.

 

Baca juga: Sandal Jadi Petunjuk Penemuan Mayat Mahasiswi yang Tewas di Belakang Indekos



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X