Dinas Pariwisata Bali Kecewa Turis Australia Berbohong demi Asuransi

Kompas.com - 11/12/2019, 13:52 WIB
Pihak kepolisian saat cek tempat tinggal Emma Bell di Bali, Selasa (10/12/2019). IstimewaPihak kepolisian saat cek tempat tinggal Emma Bell di Bali, Selasa (10/12/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa menyayangkan ulah turis Australia, Emma Bell (25), yang berbohong demi mendapatkan klaim asuransi perjalanan.

Apalagi, turis Australia tersebut berbohong dengan mengaku telah dibegal saat berlibur di Bali.

Menurut Astawa, kabar begal yang sudah viral dan tayang di media Australia tersebut berpotensi merusak citra Bali.

Pemberitaan yang tidak benar itu membuat Bali seolah menjadi daerah yang rawan jika dikunjungi.

"Sudah telanjur diberitakan begitu kan sempat membuat citra kita tidak bagus," kata Astawa ketika dihubungi, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Mengaku Dibegal, Turis Australia yang Koma Ternyata Murni Kecelakaan

Ia berharap kasus semacam ini tidak lagi terulang.

Menurut dia, modus semacam ini perlu diwaspadai dan dijadikan pelajaran di kemudian hari.

Sebab, kabar bohong untuk kepentingan pribadi itu mengorbankan kepentingan orang banyak yang lebih besar.

Astawa mengucapkan terima kasih kepada polisi yang mengusut kasus tersebut.

Berkat penyelidikan polisi, bisa diketahui bahwa ternyata Emma mengalami kecelakaan murni dan bukan pembegalan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X