Pemesan Sabu 40 Kg Bukan dari Napi Lapas Narkotika Lampung

Kompas.com - 11/12/2019, 13:35 WIB
Para tersangka yang ditangkap BNN Lampung dari kasus penyelundupan sabu-sabu senilai Rp 40 miliar. Pengendalian sabu-sabu ini dikendalikan oleh narapidana di Lapas Narkotika Way Hui. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Para tersangka yang ditangkap BNN Lampung dari kasus penyelundupan sabu-sabu senilai Rp 40 miliar. Pengendalian sabu-sabu ini dikendalikan oleh narapidana di Lapas Narkotika Way Hui.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Way Hui, Bandar Lampung membantah warga binaannya menjadi pengendali sabu-sabu seberat 40 kilogram.

"Mereka (J, S, dan H) bukanlah narapidana dari Lapas Narkotika Kelas llA Bandar Lampung (Lapas Narkotika Way Hui),” kata Kepala Keamanan Lapas Narkotika Way Hui Bandar Lampung Keynes, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu


Sementara itu, Kepala Rutan Way Hui Rony Kurnia membenarkan ketiganya adalah tahanan yang baru satu bulan dititipkan atas kasus peredaran sabu-sabu.

“Iya benar, ketiganya adalah tahanan kami. Mereka baru satu bulan dititipkan dengan kasus narkoba,” katanya.

Rony mengatakan, ketiga narapidana itu diduga bertransaksi dengan pengirim sabu-sabu dari Aceh menggunakan ponsel yang diselundupkan.

“Kami langsung razia dan menemukan tiga buah ponsel. Diduga ponsel-ponsel ini diselundupkan, karena kami selalu melakukan razia dan memang tahanan tidak diperbolehkan memegang ponsel di dalam rutan,” kata Rony.

Baca juga: Sabu Senilai Rp 40 Miliar di Lampung Dipesan Napi Lapas Narkotika

Diberitakan sebelumnya, satu orang kurir asal Aceh tewas dalam pengungkapan sabu-sabu senilai Rp 40 miliar oleh BNN Lampung.

Selain itu, satu kurir penerima juga diberi tindakan tegas dan terukur oleh petugas dan tiga narapidana yang menjadi pengendali (pemesan) ditangkap.

Kepala BNN Lampung Brigjen Ery Nursantari mengatakan, Jefri baru ditangkap beberapa waktu lalu oleh BNN Lampung dengan barang bukti 13 kilogram sabu.

"Jefri ini sepertinya tidak puas, kemarin dia kami tangkap dengan barang bukti 13 kilogram sabu-sabu. Sekarang dia bawa 40 kilogram (sabu-sabu)," kata Ery.

Berdasarkan keterangan Jefri, sabu-sabu itu dipesan dari seorang bandar narkoba di Aceh bernama Muntasir (36), warga Kabupaten Aceh Besar.

"Dia (Muntasir) adalah DPO kami," kata Ery.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X