Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Kompas.com - 11/12/2019, 11:11 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Desa Kertayasa, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Muhtar Tajidin (membawa piala) membawa piala juara pertama lomba Desa Wisata Nusantara 2019 untuk kategori maju. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPelaksana Tugas Kepala Desa Kertayasa, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Muhtar Tajidin (membawa piala) membawa piala juara pertama lomba Desa Wisata Nusantara 2019 untuk kategori maju.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Desa Kertayasa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi pemenang pertama dalam lomba Desa Wisata Nusantara 2019.

Desa Kertayasa meraih juara pertama dalam kategori desa wisata maju.

Penghargaan diberikan oleh Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi PDTT Taufik Madjid.

Taufik mengatakan, lomba Desa Wisata Nusantara 2019 ini merupakan upaya untuk terus memajukan sektor pariwisata.

"Khususnya di desa-desa sebagai entitas yang penting untuk kemajuan ekonomi bangsa yang akan datang," ujar Taufik Madjid seusai pemberian penghargaan di Tebing Breksi, Desa Sambirejo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Warga Demo karena Perangkat Desa Selingkuh, Kepala Desa Pingsan

Taufik menyampaikan, melalui lomba ini pihaknya ingin memberikan penghargaan, penghormatan, dan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, pemerintah kabupaten/kota dan khususnya pemerintah desa.

Menurut Taufik, selama ini pemerintah daerah telah berusaha keras, bergotong royong memajukan desanya, terutama mengembangkan desa wisata.

"Kita yakin, kita percaya bahwa desa wisata merupakan satu bentuk dari semangat kita menjadikan desa sebagai basis dan tulang punggung ekonomi di masa yang akan datang," kata dia.

Menurut Taufik, ada 350 desa wisata yang mendaftar secara online.

Desa-desa tersebut kemudian dilakukan verifikasi, hingga mengerucut menjadi 158 desa wisata.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Ruang Paviliun RSUD dr Soedono Ditutup untuk Isolasi 16 Nakes Positif Covid-19

Satu Ruang Paviliun RSUD dr Soedono Ditutup untuk Isolasi 16 Nakes Positif Covid-19

Regional
Gelar Dangdut Saat Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi

Gelar Dangdut Saat Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi

Regional
Bayi Berusia 22 Bulan dan Ayahnya Positif Covid-19

Bayi Berusia 22 Bulan dan Ayahnya Positif Covid-19

Regional
Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua Organda Kota Serang Dijebloskan ke Penjara

Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua Organda Kota Serang Dijebloskan ke Penjara

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, Kantor BPKD Wonogiri Tetap Buka

Pegawainya Positif Covid-19, Kantor BPKD Wonogiri Tetap Buka

Regional
Manggarai Timur Jadi Zona Merah Covid-19

Manggarai Timur Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Dugaan Teror KKB Menjelang Pilkada, TNI-Polri Kesulitan Menindak Penyandang Dana

Dugaan Teror KKB Menjelang Pilkada, TNI-Polri Kesulitan Menindak Penyandang Dana

Regional
Janji Eri Cahyadi untuk Ojol, Kerja Sama Pengiriman Dokumen hingga Tour Guide Wisata Surabaya

Janji Eri Cahyadi untuk Ojol, Kerja Sama Pengiriman Dokumen hingga Tour Guide Wisata Surabaya

Regional
48 Santri dari 3 Ponpes di Sleman Positif Covid-19

48 Santri dari 3 Ponpes di Sleman Positif Covid-19

Regional
'Waktu Itu Saya Kencing di Bawah Pohon, Beberapa Hari Kemudian Tubuh Kaku Tidak Bisa Digerakkan Sampai Sekarang'

"Waktu Itu Saya Kencing di Bawah Pohon, Beberapa Hari Kemudian Tubuh Kaku Tidak Bisa Digerakkan Sampai Sekarang"

Regional
Komnas HAM Minta ITDC Setop Pembanguan di Lahan Sirkuit MotoGP yang Bersengketa

Komnas HAM Minta ITDC Setop Pembanguan di Lahan Sirkuit MotoGP yang Bersengketa

Regional
Bus dan Truk Tabrakan di Jambi, Kedua Pengemudi Tewas

Bus dan Truk Tabrakan di Jambi, Kedua Pengemudi Tewas

Regional
Bawa Celurit Buat Dipamerkan ke Pacar, Pemuda Ini Ditangkap

Bawa Celurit Buat Dipamerkan ke Pacar, Pemuda Ini Ditangkap

Regional
Perkembangan KKB di Papua, Kapolda: Tersisa Tujuh Kelompok yang Masih Aktif

Perkembangan KKB di Papua, Kapolda: Tersisa Tujuh Kelompok yang Masih Aktif

Regional
Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Coret Mushala dan Robek Al Quran di Tangerang

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Coret Mushala dan Robek Al Quran di Tangerang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X