Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Kompas.com - 11/12/2019, 05:19 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Seorang remaja yang memamerkan alat vitalnya diamankan di sekitar Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) di Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Remaja berinisial IL (20) ini ditangkap setelah melakukan aksinya terhadap seorang mahasiswi.

Saat dikonfirmasi, Dekan FKIP UST Nanang Bagus Subekti membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya benar, itu hari Sabtu kemarin kurang lebih pukul 11.00 WIB," ujar Nanang Bagus Subekti saat dihubungi, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Pamer Alat Kelamin ke Perempuan di Pinggir Jalan, Pria Ini Diamankan Polisi

Nanang menyampaikan ada seorang mahasiswi menangis di pinggir jalan, tepatnya di belakang UST. Melihat hal itu, petugas parkir lantas mendatangi mahasiswi tersebut.

Saat ditanya, mahasiswi menuturkan jika ada seorang pria yang menunjukkan alat kelaminnya. Setelah menunjukan ciri-cirinya, petugas parkir dan satpam lalu mencari pelaku.

"Pelaku berhasil ditangkap lalu dibawa kedalam kampus," ucapnya.

Nanang mengungkapkan, pelaku berinisial IL usia 20 tahun. Pelaku masih bertatus sebagai pelajar Paket A.

"Saat saya tanya, yang bersangkutan ini mengakui perbuatanya," tegasnya.

Dari cerita korban, IL ini ternyata sudah dua kali ini melakukan aksi serupa. Pelaku memang sengaja datang ke sekitar UST untuk melakukan aksinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Regional
Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X