4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

Kompas.com - 10/12/2019, 20:46 WIB
Tersangka pembunuhan terhadap Bian di dalam kost-nya di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah pada Rabu (4/12/2019), Samsir Halomoan Harahap (30) ditangkap di Kecamatan Gunung Tua, Padang Lawas Utara pada Jumat malam (6/12/2019). Tersangka mengaku perbuatanya dilakukan karena cemburu melihat pacarnya jam 07.00 wib baru pulang. IstimewaTersangka pembunuhan terhadap Bian di dalam kost-nya di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah pada Rabu (4/12/2019), Samsir Halomoan Harahap (30) ditangkap di Kecamatan Gunung Tua, Padang Lawas Utara pada Jumat malam (6/12/2019). Tersangka mengaku perbuatanya dilakukan karena cemburu melihat pacarnya jam 07.00 wib baru pulang.

KOMPAS.com - Polisi mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan berinisial AH alias Biyan (25) di Medan, Sumatera Utara.

Setelah dua hari melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti, polisi akhirnya dapat mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pelaku adalah Samsir Halomoan Harahap (31), warga Kelurahan Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah.

Ia yang ternyata tak lain adalah kekasih korban, ditangkap dengan barang bukti cutter yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa Biyan.

Baca juga: Wanita yang Tewas di Indekos Medan Ternyata Dibunuh Kekasihnya

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Pengungkapan kasus

IlustrasiKOMPAS Ilustrasi

Setelah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti, polisi akhirnya mengidentifikasi pelaku pembunuhan.

Di lokasi kejadian juga ditemukan tulisan dengan darah korban di tembok yang diduga dilakukan oleh pelaku.

Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto menuturkan, berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan adanya bekas sayatan benda tajam di tubuh Biyan.

"Setelah selesai olah TKP, ditemukan sayatan di leher sebelah kanan dan ada bekas luka benturan di kening bagian atas, pipi dan kaki. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi," katanya.

Melihat kondisi itu, korban diduga dibunuh oleh salah seorang teman dekat atau kekasihnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X