Ibu yang Jadi Pelaku Pembunuhan Bocah dan Inses di Sukabumi Mulai Diadili

Kompas.com - 10/12/2019, 17:52 WIB
Terdakwa SR alias Yuyu (kiri) didampingi dua petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi saat akan menaiki mobil tahanan setelah sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOTerdakwa SR alias Yuyu (kiri) didampingi dua petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi saat akan menaiki mobil tahanan setelah sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Perkara pembunuhan bocah dan hubungan seks sedarah (inses) dengan terdakwa SR alias Yuyu (39) mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Jalan Bhayangkara, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019).

Sidang hari ini merupakan persidangan pertama dengan agenda pembacaan dakwaan.

Persidangan dipimpin hakim Dian Febriandari dengan anggota Susi Pangaribuan dan Tri Handayani.

Surat dakwaan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abram N Putra. 

Selain itu hadir juga penasihat hukum terdakwa yaitu Ivan Faizal.

Baca juga: Bocah 5 Tahun Diperkosa Lalu Dibunuh Kakak dan Ibu Angkat di Sukabumi

Saat pembacaan dakwaan, terdakwa SR alias Yuyu yang mengenakan pakaian putih dibalut rompi oranye hanya duduk sambil tertunduk di kursi terdakwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SR alias Yuyu tampak menggunakan kerudung abu-abu yang dikenakan untuk menutupi wajahnya dari bidikan kamera wartawan.

Adapun, JPU membacakan dua dakwaan terhadap SR.

''Dakwaan pertama tindakan kekerasan pembunuhan terhadap anak angkatnya dan dakwaan kedua tindakan persetubuhan dengan anaknya,'' ujar Humas PN Sukabumi Parulian Manik kepada wartawan saat ditemui di PN Sukabumi, Selasa siang.

Pertama, SR didakwa Pasal 80 ayat 4 jo Pasal 76 c Undang-Udang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Sedangkan, dakwaan kedua Pasal 81 ayat 3 dan 5 jo Pasal 76 d Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

''Sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi,'' ujar Parulian.

Dua terdakwa anak sudah divonis

Parulian mengatakan, perkara pembunuhan dan inses ini juga melibatkan dua anak kandung terdakwa SR alias Yuyu.

Pesidangan kedua anak SR sesuai Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dengan digelar secara tertutup.

''Dua anak terdakwa sudah divonis,'' kata dia.

Menurut Parulian, anak pertama dihukum penjara tujuh tahun dengan pelatihan kerja selama sepuluh bulan.

Sedangkan, untuk anak keduanya dihukum menjalani pelatihan kerja di Panti Sosial Rehabilitasi Anak dengan Berhadapan dengan Hukum (PSR ABH) di Bogor selama satu tahun.

''Karena umurnya di bawah empat belas tahun, sesuai UU SPPA hukumannya berupa pelatihan kerja,'' ujar Parulian.

Sebelumnya diberitakan, NP bocah perempuan berusia 5 tahun dibunuh di Sukabumi. Dalam penyidikan terungkap bahwa pelaku pembunuhan yakni SR dan dua anaknya juga melakukan inses.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.