Sandal Jadi Petunjuk Penemuan Mayat Mahasiswi yang Tewas di Belakang Indekos

Kompas.com - 10/12/2019, 15:07 WIB
Mahasiswi bengkulu ditemukan terkubur ANTARABENGKULUNEWS.COMMahasiswi bengkulu ditemukan terkubur

KOMPAS.com- Setelah menghilang tiga hari, keberadaan mahasiswi Universitas Bengkulu, Wina Mardiani (20) akhirnya diketahui.

Titik terang muncul saat keluarga melihat sandal milik Wina yang tergeletak di belakang indekosnya, Jalan Beringing, Kecamatan Muara Bangkahu, Kota Bengkulu.

Tak hanya itu, keluarga melihat cangkul di sekitar batang sawit yang letaknya di belakang kamar indekos Wina. Mereka juga menemukan bekas galian.

Di sekitar lokasi galian tersebut, Wina ditemukan tewas dengan kondisi kaki terikat dan kepala terbungkus karung.

Baca juga: Awal Mula Jenazah Mahasiswi Universitas Bengkulu Ditemukan Terkubur Setelah 3 Hari Menghilang

Seperti dilansir dari Antara, saat ditemukan pada Minggu (9/12/2019), korban mengenakan pakaian lengkap. Hanya saja baju dan celana korban dalam kondisi tidak terkancing.

Wina sebelumnya menghilang tanpa kabar selama tiga hari.

Setelah mayatnya ditemukan, tim forensik Mabes Polri mengotopsi mayat Wina. Hasil otopsi menyatakan, Wina diperkirakan telah meninggal selama lima hari.

Pihak kepolisian menemukan kejanggalan dalam kasus ini. Termasuk mengenai sepasang suami istri pemilik indekos yang ditempati Wina, TK dan TD.

Salah satu tetangga sebelah kos korban Sinta Alea menjelaskan, kedua pemilik kos itu menghilang beberapa saat sebelum jenazah Wina ditemukan.

Baca juga: Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur Setelah 3 Hari Hilang, Suami Istri Penjaga Indekos Mendadak Pergi

Sang suami, TD meninggalkan indekos sejak Sabtu (7/12/2019) sore. Sedangkan istrinya, TK pergi satu jam sebelum jenazah Wina ditemukan.

"Penjaga kosan itu tinggal di bawah. Mereka suami istri dan punya anak satu. Saat kejadian mereka tidak ada lagi. Istri penjaga kosan saat orang sibuk mencari Wina di bawah sekitar jam 4 sore tadi dia pergi dan nitip kunci sama yang nunggu kamar ujung. Katanya dia mau pulang kampung karena orangtuanya kritis di rumah sakit. Suaminya terakhir terlihat kemarin," katanya, dilansir dari Antara.

Hingga saat ini, polisi telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara.

Beberapa barang bukti yang disita antara lain dua bilah senjata tajam, dua celana, beberapa helai kain, sandal milik korban dan cangkul.

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Kontributor Bengkulu, Firmansyah | Editor:Robertus Belarminus)/Antaranews.com

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X