KILAS DAERAH

Perjuangan Lawan Korupsi adalah Perjuangan Melawan Kemiskinan

Kompas.com - 10/12/2019, 12:24 WIB
Festival Muda Melawan Korupsi, di area Car Free Day Pekanbaru, Minggu (8/12/2019). DOK. Dompet DhuafaFestival Muda Melawan Korupsi, di area Car Free Day Pekanbaru, Minggu (8/12/2019).

KOMPAS.com – Pimpinan Dompet Dhuafa Riau Ali Bastoni mengatakan, korupsi lekat dengan kemiskinan. Maka, perjuangan melawan korupsi adalah perjuangan melawan kemiskinan di sumber permasalahan utama.

“Kami meyakini jika korupsi hilang dari negeri ini, pasti tidak ada kemiskinan lagi dan rakyat akan sejahtera,” kata Ali seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2019).

Dompet Dhuafa sebagai satu-satunya lembaga filantropi yang fokus dengan isu korupsi memiliki program Pusat Belajar Anti Korupsi (PBAK).

Bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia, PBAK dan Dompet Dhuafa mengadakan Festival Muda Melawan Korupsi.

Baca juga: 4 Kasus Korupsi dengan Kerugian Negara Mencapai Triliunan Rupiah

Acara yang digelar di area car free day Pekanbaru, Minggu (8/12/2019) tersebut, mendapat banyak simpati dari masyarakat.

Dalam acara tersebut, panitia Festival Muda Melawan Korupsi yang berasal dari relawan Dompet Dhuafa Riau dan berbagai komunitas mahasiswa serta pemuda tak hanya menyediakan hiburan musik, flashmob, puisi, dan orasi, tetapi juga edukasi.

Direktur PBAK Ridwan Affan mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk edukasi dan kampanye antikorupsi. PBAK ingin membangun komunitas masyarakat muda antikorupsi di Riau.

Terdapat juga booth foto dan pesan untuk koruptor sebagai ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi dan kekesalannya pada korupsi.

Baca juga: BPS Ingatkan Persepsi Anti-Korupsi Masyakarat Indonesia Menurun

Kenapa Riau?

Affan pun menjelaskan alasan dipilihnya Kota Riau sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ini karena Riau memiliki banyak permasalahan korupsi dan permasalahan lain, seperti asap dan kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Affan, banyaknya permasalahan tersebut tidak diimbangi dengan gerakan antikorupsi yang masif.

“PBAK ingin hadir di sini setidaknya untuk membangun gerakan antikorupsi di masyarakat dan anak muda,” kata Affan.

Salah satu peserta dan komunitas yang hadir dalam acara tersebut, Ismi, mengatakan, dirinya sangat senang bisa berkumpul dengan komunitas lain untuk membahas korupsi dan mencari solusinya.

Baca juga: Usai Karhutla, Riau Bersiap Hadapi Banjir dan Langsor

Ia juga senang akan adanya booth-booth edukatif dan pemberian merchandise serta doorprize yang dibagikan kepada masyarakat.

“Sekarang saya dan teman-teman bisa mengajak masyarakat melawan korupsi bersama. Semoga gerakan ini terus berkembang menjadi gerakan antikorupsi yang lebih besar,” kata Ismi.

Di pengujung acara, masyarakat Riau dan komunitas yang hadir melakukan deklarasi untuk bersama melawan korupsi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X